Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 07 Jul 2014 18:10 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Melongok Central Park-nya Brasil yang Cantik

Redaksi Travel
Semprotan air keren yang bergambar bendera Brasil (Kris/detikTravel)
Semprotan air keren yang bergambar bendera Brasil (Kris/detikTravel)
Jakarta - Di New York ada taman kondang bernama Central Park. Brasil juga punya taman seperti itu, tepatnya di Sao Paulo. Seperti apa cantiknya?

Parque do Ibirapuera atau Taman Ibirapuera, demikian nama taman kebanggaan kota Sao Paulo tersebut. Membentang seluas nyaris 2 km persegi, taman rancangan arsitek kondang Oscar Niemeyer yang didirikan pada tahun 1954 ini merupakan pusat nongkrong, tempat bersantai, dan berolahraga warga sekitar.

Memasuki taman ini, salah satu tempat yang langsung mencuri perhatian adalah Auditorium Ibirapuera. Auditorium ini juga hasil karya Neimeyer dengan sejumlah koleganya.

Didirikan dengan tujuan utama untuk acara-acara musik, Auditorium Ibirapuera tampak unik karena pintu masuknya yang berwarna merah menyala. Terlihat amat wah saat detikTravel menyambanginya malam hari. Memasuki bangunan, sebagian langit-langit auditorium ini pun seperti sedang dilahap lidah api.

Melangkah lebih jauh, satu hal yang terlihat amat nyata adalah betapa taman ini benar-benar menjadi ruang publik yang amat besar perannya buat para warga sekitar. Kendatipun waktu saat detikTravel tiba sudah memperlihatkan pukul 18.30, taman ini masih amat ramai.

Tampak muda-mudi yang asyik beraktivitas dengan papan skate dan sepatu roda. Ada pula orang-orang yang asyik bersepeda di jalur khusus, para orangtua yang tertawa-tawa saat bermain bola dengan buah hatinya. Atau mereka yang sekadar bersantai, baik untuk menikmati suasana ataupun sedikit menyepi bersama pasangan.

Sungguh pemandangan yang hangat. Terlebih mengingat bahwa sejak kami tiba di Sao Paulo sudah diwanti-wanti agar tidak kemalaman di jalan karena jalan-jalan tertentu kadang tidak bersahabat di malam hari.

Taman Ibirapuera ini sejatinya juga menghadirkan aspek-aspek lain seperti pendidikan dan sejarah. Dengan adanya Museu de Arte Moderna Sao Paulo (Museum Seni Kontemporer), Museum Afro-Brasil yang berisikan lebih dari 3 ribu artifak era lampau negeri Samba sekaligus memaparkan hubungan dengan budak-budak Afrika di era dahulu kala.

Ada juga Obelisk Sao Paulo yang merupakan simbol dari Revolusi Konstitusional tahun 1932. Namun, sayangnya detikTravel baru tiba di malam hari.

Pun demikian, ada satu lokasi di Taman Ibirapuera yang justru terlihat lebih mantap saat matahari sudah terbenam. Itu adalah permainan liukan air yang dikombinasikan dengan permainan warna lampu dan hologram yang ada di danau taman ini.

Pada satu kesempatan semprotan air secara vertikal dari permukaan danau ini akan memunculkan gerakan meliuk-liuk dengan pelbagai warna menarik. Di kali lain, semprotan air dari ini akan memperlihatkan gambar bendera Brasil yang tampak seperti sedang berkibar, diikuti tulisan "Forca Brasil". Amboi!

(shf/shf)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED

Foto: Melihat Liburannya 'Superman'

Selasa, 21 Nov 2017 23:44 WIB

Henry Cavill, pemeran Superman ternyata suka traveling. Di sela kesibukannya main film, dia menyempatkan berkunjung ke beberapa negara. Begini gayanya.