Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 28 Jan 2015 08:40 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Destinasi Wisata Horor Paling Seram di Amerika

Afif Farhan
detikTravel
Bekas jasad jenazah wanita di The Ridges (Youtube)
Bekas jasad jenazah wanita di The Ridges (Youtube)
Athens - The Ridges adalah bekas rumah sakit jiwa di AS yang berumur ratusan tahun. Pemerintah di sana ingin menjadikannya objek wisata sejarah. Namun, masih ada kisah-kisah horor seperti jasad wanita yang membekas di lantai!

Horor, seram, misteri, angker atau mencekam, itulah kata-kata yang pantas disematkan pada The Ridges. Berlokasi di Kota Athens, Ohio bekas rumah sakit jiwa ini benar-benar mampu membawa petualang berani yang masuk ke dalamnya seolah berada di dunia lain.

Bukannya menakut-nakuti, tapi lihatlah tulisan situs-situs paranormal yang ada di berbagai negara. Di Amerika misalnya, Haunted Athens Ohio, Paranormal Stories, sampai Forgotten Ohio menyebutnya sebagai tempat terseram di Negeri Paman Sam!

detikTravel melakukan penelusuran dari berbagai sumber dan film-film dokumenter, Rabu (27/1/2015) untuk mengulas kisah-kisah horor yang ada di The Ridges. Sejarah menyebutkan, rumah sakit jiwa tersebut awalnya dibuka tahun 1874 sebagai tempat penampungan pasien-pasien yang menderita kelainan jiwa atau gila. Awalnya bernama Athens Lunatic Asylum, tapi berubah nama hingga 9 kali hingga akhirnya diberi nama The Ridges.

Selama beroperasi sekitar 119 tahun (ditutup pada tahun 1993), cerita-cerita metode pengobatan yang ekstrem dan sadis kerap berhembus dari rumah sakit jiwa The Ridges. Para pasien diberlakukan dengan tidak manusiawi!

Mereka kerap diberi electroshock, yakni pengobatan dengan cara menyetrum otak menggunakan listrik. Cara yang sebenarnya mengerikan, karena pasien nantinya akan kehilangan sebagian daya ingat. Meski, dengan itulah pasien akan tenang dan tidak lagi berteriak-teriak.

Belum cukup, hydrotherapy juga menjadi metode pengobatan yang terbilang sadis. Sebab, para pasien akan diguyur dengan semburan air dalam jangka waktu yang lama agar tidak menjadi agresif.

Satu lagi yang sering dilakukan dokter-dokter di The Ridges adalah lobotomi. Metode ini dilakukan dengan cara memasukkan alat medis ke dalam rongga mata untuk memotong saraf di bagian depan otak. Pasien nantinya akan menjadi tenang, namun sayang efek sampingnya dapat menyebabkan lumpuh!

Dari metode-metode pengobatan seperti itu pula, banyak pasien yang meninggal. Lebih dari itu, ternyata tak hanya pengobatan saja yang menyiksa para pasien, melainkan juga kapasitas rumah sakit jiwa The Ridges yang makin lama makin sumpek.

Media-media AS sempat mengkritiknya di tahun 1950-an. Kala itu, rumah sakit jiwa The Ridges hanya berkapasitas 500 pasien. Kenyataannya, malah tercatat ada 2.000 pasien di sana!

Tercatat, ada lebih dari 1.900 jenazah pasien yang dimakamkan di sekitar bangunan rumah sakit jiwa The Ridges. Jumlah itu pun rasanya dianggap masih sedikit karena banyak jenazah yang dikubur dan ditumpuk begitu saja ke dalam tanah.

Banyak pasien di sana yang meninggal dalam kondisi tidak wajar dan kasus para pasien yang bunuh diri karena tidak kuat dengan kehidupannya sehari-hari. Seiring berjalan waktu, rumah sakit jiwanya pun sudah dikenal berhantu!

Satu peristiwa yang paling terkenal adalah kematian pasien wanita bernama Margaret Schilling di tahun 1978. Dia awalnya sedang bermain petak umpet bersama para perawat, tetapi hilang secara misterius. Dicari ke mana pun tidak ditemukan.

Hingga satu bulan lebih kemudian, para petugas rumah sakit jiwanya terkejut oleh penemuan mayat di dalam salah satu bangsal yang tidak terpakai. Mayat itu ternyata Margaret Schilling. Dia ditemukan tergeletak di atas lantai tanpa menggenakan pakaian. Anehnya, pakaiannya malah terlipat secara rapi di dekatnya.

Tidak ada yang tahu secara jelas penyebab kematiannya. Hanya saja, karena mayatnya sudah terlalu lama dan selalu terkena terik matahari, bekas jasadnya masih terlihat jelas berwarna putih. Meski petugas sudah membersihkannya berkali-kali bekas jasadnya tetap saja tidak hilang dan masih bisa dilihat sampai sekarang!

Walau sudah ditutup dan dihibahkan gedungnya ke Ohio University, bekas rumah sakit jiwa The Ridges masih berdiri gagah hingga kini. Beberapa bagiannya dijadikan tempat penelitian para dokter, namun masih banyak ruangan-ruangannya yang kosong dan tidak terurus.

Bagi traveler yang sudah menguji nyali, banyak yang mengaku melihat penampakan suster yang berjalan, pasien kesakitan atau tangisan wanita hingga satu ruangan yang terlihat selalu bercahaya lampu di malam hari padahal tidak ada listrik sama sekali. Ditambah suasana yang lembab, bekas rumah sakit jiwa The Ridges sungguh menakutkan!

Situs resmi pariwisata Kota Athens memang menyebut bekas rumah sakit jiwa The Ridges menjadi destinasi wisata bersejarah. Namun, jelas-jelas menegaskan kalau tidak ada operator tur yang menawarkan perjalanan menelusuri bagian dalamnya atau semacam paket wisata mistis di sana.

Toh, bagi traveler yang suka menguji nyali tetap saja mendatangi dan memberanikan diri masuk ke bekas rumah sakit jiwa The Ridges. Khusus bagi mahasiswa Ohio University, mereka kerap melakukan uji nyali ke sana semasa baru masuk-masuk kuliah. Sedangkan bagi masyarakat Athens, bekas rumah sakit jiwa ini sudah menjadi urban legend yang selalu diceritakan dari waktu ke waktu.

(sst/sst)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA