Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 24 Apr 2015 08:51 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Kinabalu Park, Ritual Mistis & Hijaunya Taman Nasional

Redaksi Travel
Gunung Kinabalu yang dulu berselimut ritual (Silvia/detikTravel)
Gunung Kinabalu yang dulu berselimut ritual (Silvia/detikTravel)
Kinabalu - Belum afdol datang ke Sabah, Malaysia tapi tak menyinggahi Kinabalu Park di kaki Gunung Kinabalu. Setelah berpanas-panas di Kota Kinabalu, turis ke Kinabalu Park mencari udara sejuk dan menikmati hijaunya aneka tanaman.

Jarak dari Kota Kinabalu ke Kinabalu Park adalah 90 km. Ini bisa ditempuh selama satu setengah hingga dua jam berkendara. detikTravel berkunjung ke sana atas undangan AirAsia Indonesia dan Sabah Tourism Board, pekan lalu

Kinabalu artinya gunung batu tempat bersemayam roh-roh leluhur. Masyarakat percaya, roh-roh tetap melakukan kegiatan sehari-hari, seperti berladang. Ladangnya di Gunung Nungkok, gunung lancip yang ada di hadapan gunung Kinabalu.

Demikian dihormatinya Gunung Kinabalu, sehingga dulu tiap pendaki diwajibkan melakukan ritual penghormatan sebelum mendaki, disebut monolob. Dalam upacara itu, pendaki memberi persembahan tujuh ekor ayam putih, tujuh butir telur ayam kampung, tujuh helai daun tembakau, tujuh helai daun sirih, beras, dan tuak di kaki Gunung Kinabalu dekat poin 8,5 km. Sekarang, monolob hanya dilakukan setahun sekali oleh bobolian (dukun).

Bagaimana jika monolob tak diadakan? Penduduk percaya akan terjadi kesialan, seperti kecelakaan dan cuaca buruk seperti cerita pemandu Boby.

"Pernah terjadi pada tahun 2000, pendaki mati di atas gunung, saat itu gunung berkabut tebal. Begitu upacara digelar, cuaca langsung terang," kata Boby.

Dalam perjalanan ke Kinabalu Park, bisa singgah sejenak di Pekan Nabalu untuk beristirahat sambil berbelanja dan memandangi birunya Gunung Kinabalu. Ada berderet-deret toko yang menjual cinderamata, buah-buahan segar, dan warung kopi.

Nanas khas Sabah dijual di sini, juga tuhau (jahe hutan) yang digoreng dan disebut tuhau serundeng dan diacar dengan nama jeruk tuhau, sebagai teman makan nasi, mi, dan bubur. Jangan lupa cicipi kopi tenom yang tak terlalu kental dan tak semanis kopi tubruk yang kita kenal, serta teh sabah yang bebas pestisida dan tanpa tambahan pewarna.

Kinabalu Park yang didirikan pada 1964 adalah taman nasional pertama Malaysia, dan jadi warisan dunia pertama Malaysia yang diakui UNESCO pada 2000. Luasnya 754 km persegi, lebih luas dari Pulau Singapura yang 710 km persegi, dan jadi pusat penelitian flora fauna. Posisinya masuk dalam tiga distrik, yakni Kota Belud, Ranau, dan Kota Marudu.

Aktivitas utama di sini adalah mendaki Gunung Kinabalu yang tingginya 4.095 mdpl. Namun jika tak punya banyak waktu, kegiatan lain di Kinabalu Park tak kurang menariknya, seperti jungle trekking. Jungle trekking hanya memakan waktu dua jam berjalan menanjak, berakhir di empat jembatan gantung yang sambung-bersambung.

Lebar jembatan hanya 30 cm dengan total panjang 157,8 meter. Guncangannya hebat setiap kali kaki dilangkahkan. Karena letaknya 41 meter dari permukaan tanah, kegiatan ini tidak dianjurkan bagi yang takut ketinggian.

Selesai jungle trekking, ada Poring Hot Spring menunggu di bawah. Kaki yang lelah tinggal direndamkan di kolam berair hangat hingga lelah hilang. Atau jika masih ada tenaga, silakan ke kolam renang di sisi lain. (fay/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED

Indahnya Telaga Menjer di Dieng

Minggu, 17 Des 2017 16:00 WIB

Wisata Alam di Dieng, memang tidak ada habisnya. Salah satu wisata alam yang bisa dinikmati adalah Telaga Menjer yang punya pemandangan cantik.