Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Minggu, 10 Mei 2015 10:51 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Cara Australia Menghormati Pahlawan di Melbourne, Patut Ditiru

detikTravel
Api nan tak kunjung padam (Andi Saputra/detikTravel)
Melbourne - Wisata sejarah pahlawan bangsa, seringkali dianggap membosankan. Tapi lihatlah bagaimana Australia mengenang jasa pahlawan mereka. Monumen perang ditata di dalam sebuah kebun raya menjadi objek wisata yang asyik dikunjungi.

Berdiri di atas lahan 38 hektare, Botanical Garden menjadi salah satu objek wisata yang wajib untuk dikunjungi traveler jika baru pertama kali ke Melbourne, Australia. Taman seluas kawasan Gelora Bung Karno itu menyimpan 10 ribu spesies tanaman dengan pusat view sebuah museum dan monumen pahlawan Australia: Shrine of Remembrance.

Monumen ini dibangun untuk mengingatkan warga Australia terhadap para pahlawannya yang gugur dalam Perang Dunia I dan Perang Dunia II. detikTravel erkesempatan mengunjungi monumen ini di sela-sela kunjungan ke Melbourne atas undangan Melbourne Tourism bekerjasama dengan Indonesia AirAsia X serta Tune Hotels, Sabtu (10/5/2015).

Museum ini dibangun di atas taman yang sangat indah dengan kombinasi lahan dengan perpohonan dan juga danau yang berisi angsa, bebek, dan burung air lainnya. Daun pepohonan yang berwarna kuning kemerahan berguguran menambah cantik taman. Ditambah udara sejuk sekitar 10 derajat celcius, tak ayal lokasi ini wajib dikunjungi bagi wisatawan, khususnya traveler Indonesia yang baru pertama ke Melbourne.

Di tengah kebun raya inilah dibangun dengan agung museum dengan model piramida yang atasnya terpotong. Potongan atas lalu dijadikan balkon untuk wisatawan bisa melihat langsung ke arah utara sehingga yang terlihat adalah kota Melbourne dengan jalan yang luas dan pepohonan taman yang tertata apik.

Di sekeliling museum, dibangun pelataran yang sangat luas dengan dibuat beberapa patung para pemimpin perang Australia yang gugur di medan laga. Bahkan ada juga monumen kecil di sisi timur sebuah monumem kecil untuk para kuda-kuda perang yang ikut meninggal dunia di medan laga.

Tepat di depan gedung utama, terdapat sebuah tugu setinggi 5 meter yang bertuliskan tahun perang dunia serta nama pemimpin perang. Di sebelahnya ada mangkok raksasa yang berisi api yang terus menyala sepanjang tahun. Api ini melambangkan semangat para pahlawan yang terus menyala dan warga tidak akan perah melupakan perjuangan pahlawannya.

Memasuki area gedung, pengunjung bisa langsung menuju balkon untuk melihat taman dari atas. Selain itu, di lantai dasar terdapat sebuah ruang luas dengan pusat di tengah berdiri sebuah batu bertuliskan: Greater Love Hath No Man, sebuah bahasa Inggris klasik, yang dalam arti bebasnya Tidak Ada Lelaki Hebat Selain yang Ada di Sini.

Di belakangnya lalu dibangun pilar besar dengan bendera negara sekutu Australia yang ikut perang. Di lantai bawahnya, terdapat ruang diorama audio visual pembangunan monumen dan juga berisi baju-baju perang di zaman itu. Seluruh tentara perang yang gugur, ditulis di sebuah dinding. Ada juga cafe dan tempat menjual marchandise bagi pengunjung.

Cara ke sana:

Shrine of Remembrance buka setiap hari dari pukul 10.00 pagi sampai 15.00 sore waktu setempat. Pengunjung tidak dipungut biaya dan diharapkan memakai pakaian yang pantas dan sopan. Untuk menuju ke lokasi dari pusat Kota Melbourne bisa memakai kereta dan berhenti di Flinders Station dan berjalan kaki sekitar 10 menit.

(fay/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA