Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 27 Sep 2016 18:20 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Tahu Nggak, Ini Asal Usul Kata 'Jumbo'

Wahyu Setyo Widodo
detikTravel
Foto: Patung Gajah Jumbo, yang dipercaya sebagai asal usul kata jumbo yang biasa kita gunakan sekarang (ontariosouthwest.com)
Saint Thomas - Jumbo identik dengan ukuran ekstra besar. Namun tahukah traveler asal mula lahirnya kata itu? Rupanya, Jumbo adalah nama gajah dengan cerita tragis di Kanada.

Ya, Jumbo adalah nama seekor gajah di Kanada yang kini wujudnya diabadikan dengan sesosok patung untuk mengenang kisahnya. Patung Jumbo ini terletak di Kota Saint Thomas, sekitar 2 jam perjalanan dari Toronto, ibukota Provinsi Ontario, Kanada.

Ditengok detikTravel dari situs resmi Kota Saint Thomas, Selasa (27/9/2016), Jumbo memiliki cerita yang cukup tragis. Sejarahnya, Jumbo adalah seekor gajah sirkus milik kelompok sirkus Barnum and Bailey, yang didatangkan dari Kebun Binatang London, sekitar akhir tahun 1800-an.

Nama Jumbo sendiri sebenarnya diambil dari Bahasa Swahili, yaitu 'jambo' yang berarti kata sapaan halo, atau 'jumbe' yang berarti pemimpin. Namun karena diberikan kepada gajah yang berukuran sangat besar, kata 'Jumbo' tersebut bergeser maknanya menjadi segala sesuatu yang berukuran ekstra besar.

Jumbo berasal dari Bahasa Swahili yang berarti Hallo (ontariosouthwest.com)Jumbo berasal dari Bahasa Swahili yang berarti Hallo (ontariosouthwest.com)


Jumbo saat itu langsung menjadi hewan sirkus paling terkenal di dunia. Saat datang ke Kota Saint Thomas, Jumbo langsung menjadi daya tarik utama pertunjukan sirkus. Banyak warga yang berbondong-bondong menyaksikan sirkus Barnum and Bailey, hanya demi melihat secara langsung wujud Jumbo.

Sayang, hidup Jumbo harus berakhir dengan tragis. Saat sedang berpergian dengan rombongan sirkus, Jumbo ditabrak oleh kereta barang hingga tewas pada 15 September 1885. Kepergian Jumbo pun menyisakan duka yang mendalam bagi para penggemarnya.

Jasad dan kerangka Jumbo pun dikirim ke Universitas Tufts untuk dibuat taksidermi, alias awetannya. Sementara, rombongan sirkus Barnum and Bailey menggunakan Jumbo tiruan yang dibawa tur keliling sebagai maskot.

Di tahun 1889, awetan Jumbo yang asli akhirnya disumbangkan ke Universitas Tufts dan disimpan di Aula Barnum Museum of Natural History. Namun sayang, setelah 86 tahun disimpan, musibah menimpa Jumbo awetan tersebut. Pada 14 April 1975, bangunan aula terbakar dan habis tak bersisa, termasuk si Jumbo.

Patung Jumbo dilihat dari dekat (Catherine Spartley/stthomas.ca)Patung Jumbo dilihat dari dekat (Catherine Spartley/stthomas.ca)


Akhirnya di tahun 1985, sebuah patung Jumbo yang berukuran seperti aslinya dibuat, dalam rangka memeringati 100 tahun meninggalnya gajah yang mendapat julukan sebagai 'The King of Elephants' tersebut. Patung ini dibuat oleh seniman bernama Winston Bronnum, yang biasa membuat patung hewan dari perunggu.

Oleh pemerintah Kota Saint Thomas, patung Jumbo didirikan di 76 Talbot Street. Ukurannya sangat besar, bobotnya mencapai 38 Ton. Kini, patung Jumbo jadi destinasi wisata yang paling populer di kota tersebut.

Selain di Kota Saint Thomas, di Universitas Tufts sendiri, Jumbo dijadikan maskot tim olahraga kampus itu. Sehingga sampai sekarang tim Tufts, mendapat julukan sebagai The Jumbo's. Ada juga patung Jumbo di kampus tersebut untuk mengenang kisah Jumbo yang cukup tragis.

Kini, wisatawan biasa selfie-selfie dengan latar belakang patung Jumbo tersebut. Destinasi wisata ini bisa dinikmati secara gratis, alias tidak dipungut biaya apapun.

Patung Jumbo ternyata ada juga di Universitas Tufts (tufts.edu)Patung Jumbo ternyata ada juga di Universitas Tufts (tufts.edu)
(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA