Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 05 Apr 2017 08:55 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Danau Galilea & Kisah Yesus Berjalan di Atas Air

Wahyu Setyo Widodo
detikTravel
Danau Galilea, danau air tawar terendah di planet bumi (Ronen Zvulun/Reuters)
Danau Galilea, danau air tawar terendah di planet bumi (Ronen Zvulun/Reuters)
Tiberias - Di Israel, ada danau yang jadi tempat mukjizat Nabi Isa, saat dia berjalan di atas air. Danau Galilea namanya. Seperti apa kisahnya?

Danau Galilea, atau disebut juga sebagai Laut Tiberias merupakan danau air tawar terbesar di Israel. Luasnya mencapai 166 Km persegi. Danau ini menjadi saksi bisu dari berbagai keajaiban masa lampau di saat zaman Yesus masih ada.

Dilansir detikTravel dari Reuters, Rabu (5/4/2017), Danau Galilea terletak di Kota Tiberias yang berjarak sekitar 2 jam perjalanan darat dari Tel Aviv, ibukota Israel. Danau ini terletak di dekat Dataran Tinggi Golan.

Selain menyandang predikat sebagai danau air tawar terbesar di Israel, Danau Galilea merupakan danau air tawar terendah di dunia. Letaknya 211 meter di bawah permukaan air laut. Danau Galilea hanya kalah rendah dari Laut Mati, tetapi Laut Mati airnya tidak tawar, tetapi asin.

Wisatawan berkemah di tepi Danau Galilea (Ronen Zvulun/Reuters)Wisatawan berkemah di tepi Danau Galilea (Ronen Zvulun/Reuters)
Danau Galilea jadi destinasi wisata yang amat populer di Israel. Destinasi ini populer di kalangan traveler kristiani yang ingin melakukan wisata religi dan ziarah ke berbagai situs peninggalan Yesus di Israel.

Menurut data Kementerian Pariwisata Israel, Danau Galilea dikunjungi oleh 1 juta wisman setiap tahunnya. Para wisatawan ini berasal dari berbagai negara di dunia.

Kebanyakan wisatawan yang datang ke Danau Galilea memang untuk berziarah, sekaligus menjalani prosesi pembaptisan di perairan tersebut.

Wisatawan menjalani prosesi pembaptisan di Danau Galilea (Ronen Zvulun/Reuters)Wisatawan menjalani prosesi pembaptisan di Danau Galilea (Ronen Zvulun/Reuters)

Wisatawan menjalani prosesi pembaptisan di Danau Galilea (Ronen Zvulun/Reuters)

Nama Danau Galilea sendiri disebutkan beberapa kali di dalam Alkitab. Di tepi danau ini, Yesus mengumpulkan murid-muridnya seperti Petrus, Yakobus, Yohanes, dan Andreas.

Di danau ini pula, kisah Ikan Petrus yang di dalam mulutnya menyimpan uang 4 dirham berawal. Kisah lain tentang Danau Galilea adalah saat Yesus menunjukkan mukjizat berjalan di atas air, serta menjaring ikan yang sangat banyak dari dalam danau.

Dalam agama Islam, Danau Galilea juga disebut sebagai salah satu tanda kiamat atau hari akhir. Bila Danau Galilea airnya berkurang sampai mengering, maka itulah pertanda akhir zaman telah tiba. Danau ini disebut akan mengering karena airnya diminum oleh Ya'juj dan Ma'juj.

Nelayan setempat menjaring ikan di Danau Galilea (Ronen Zvulun/Reuters)Nelayan setempat menjaring ikan di Danau Galilea (Ronen Zvulun/Reuters) Foto: undefined
Meski banyak mukjizat Yesus terjadi di Danau Galilea, namun kini danau cantik tersebut menghadapi masalah yang membutuhkan penanganan serius. Turunnya curah hujan di wilayah Galilea selama 3 tahun ke belakang, membuat persediaan air di Danau Galilea menyusut jumlahnya.

Danau Galilea surut. Surutnya danau ini mengakibatkan naiknya kadar garam di dalam perairan tersebut. Naiknya kadar garam, berarti membahayakan juga bagi kehidupan biota air dan mengganggu keseimbangan ekosistem di dalamnya.

Danau Galilea mulai surut 3 tahun terakhir ini (Ronen Zvulun/Reuters)Danau Galilea mulai surut 3 tahun terakhir ini (Ronen Zvulun/Reuters)
Untuk menyelamatkan Danau Galilea, pemerintah Israel melakukan beberapa upaya, antara lain: mengubah aliran mata air asin yang ditemukan di dalam danau, dan mengalirkannya ke luar danau. Jutaan ikan pun ditebar di Danau Galilea setiap tahunnya untuk menciptakan keseimbangan ekosistem, serta sebagai indikator kualitas air.

Di balik sejarah panjang Danau Galilea, ternyata danau ini memegang fungsi penting sebagai cadangan air tawar untuk warga Israel. Hampir sepertiga cadangan air tawar di Israel ada di Danau Galilea.

Traveler juga bisa berkunjung ke Danau Galilea. Menikmati suasana danau sambil naik kapal warga setempat sepertinya seru juga. Traveler juga bisa menjajal kelezatan ikan Petrus, yang bisa disantap di beberapa restoran yang terletak di tepi Danau Galilea. (bnl/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA