Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 05 Apr 2017 12:30 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Di Tengah Kecamuk Perang, Pemandian Air Panas Mosul Dibuka Kembali

Wahyu Setyo Widodo
detikTravel
Warga Kota Mosul, Irak berlibur sejenak di tengah kecamuk perang dengan ISIS (Suhaib Salem/Reuters)
Warga Kota Mosul, Irak berlibur sejenak di tengah kecamuk perang dengan ISIS (Suhaib Salem/Reuters)
Mosul - Kecamuk perang tidak serta menghentikan nadi kehidupan warga Kota Mosul, Irak. Pemandian air panas di kota itu dibuka kembali agar warga bisa rileks sejenak.

Kota Mosul di Irak memang tengah dilanda perang antara ISIS dengan Pemerintah Irak. Tetapi perang tidak membuat warga Kota Mosul berhenti menjalani kehidupan.

Untuk meredakan stress dan lelah, sebuah pemandian mata air panas, serta spa di Mosul dibuka kembali untuk warga, setelah sebelumnya ditutup akibat perang yang berkepanjangan.

Dilansir detikTravel dari Reuters, Rabu (5/4/2017), pemandian air panas ini ada di Hammam al-Alil, sekitar 2 Km di sebelah selatan Kota Mosul. Pemandian ini sudah dibangun sejak era tahun 1980-an.

Warga Irak berendam di kolam air panas Hammam al-Alil (Suhaib Salem/Reuters)Warga Irak berendam di kolam air panas Hammam al-Alil (Suhaib Salem/Reuters)

Pemandian di Hammam al-Alil ini bak oasis di tengah carut marut perang yang terjadi di Kota Mosul. Menurut pengakuan Latif Mohammed, pekerja pemandian dan spa, tak kurang 200 orang berkunjung ke Hammam al-Alil setiap harinya.

"Kami punya 200 orang pengunjung setiap harinya. Dari mulai warga lokal, sampai tentara," kata Mohammed seperti ditulis Reuters.

Ali Qader (47), salah satu pengunjung mengaku datang ke pemandian air panas Hammam al-Alil 3 kali dalam seminggu. Ali yang pensiunan tentara ini berkunjung ke pemandian untuk berendam air panas, mandi lumpur, dan juga spa.

"Aku ke sini 3 kali dalam seminggu. Ini sangat menyegarkan, dan bagus untuk kulitmu," ujar Ali.

Mandi lumpur mengandung belerang bagus untuk kesehatan kulit (Suhaib Salem/Reuters)Mandi lumpur mengandung belerang bagus untuk kesehatan kulit (Suhaib Salem/Reuters)


Meski sedikit mengobati duka akibat perang, tetapi perjalanan untuk menuju ke pemandian ini rupanya membutuhkan perjuangan tersendiri. Warga Mosul harus bertaruh nyawa demi bisa merasakan sensasi berendam air panas di mata air mengandung belerang di Hammam al-Alil.

"Kami pergi pukul 01.00 dinihari untuk menghindari sniper ISIS. Kami berjalan kaki ke pos pemeriksaan tentara, dan sampai ke tempat ini pada malam hari," ucap Omar Abdullah (20), yang datang ke Hammam al-Alil bersama dengan 20 orang teman dan anggota keluarganya.

Belum lagi ada aturan soal berpakaian di pemandian umum. Mereka dilarang untuk langsung memakai celana dalam selama di pemandian, melainkan harus memakai celana pendek lagi yang menutupi lutut, atau kalau tidak polisi syariah akan menghukum cambuk.

"Kalau kamu cuma memakai celana dalam, tentara ISIS akan menyambukmu. Para Hisbah (Polisi Syariah) akan datang dan memeriksa setiap orang, dari jenggot pria sampai jilbab wanita," kisah Wael Abdullah (12).

Mandi sambil dipijat, agar badan rileks (Suhaib Salem/Reuters)Mandi sambil dipijat, agar badan rileks (Suhaib Salem/Reuters)


Di pemandian Hammam al-Alil, traveler bisa berendam di kolam air panas yang mengandung belerang, atau bisa juga mandi lumpur yang bermanfaat bagi kesehatan kulit. Kandungan belerang memang dikenal mampu membuat kulit lebih halus.

Sesudah puas mandi lumpur, atau belerang, traveler bisa mandi sambil dipijat oleh penyedia jasa pijat di sana. Tentunya mereka dibedakan berdasarkan jenis kelamin, terpisah antara laki-laki dan perempuan.

Meski bisa sedikit refresing, tetapi berwisata di Hammam al-Alil tidak sepenuhnya aman. Ada ancaman serangan ISIS sewaktu-waktu, kapan saja setiap harinya. Terkadang Hammam al-Alil hanya buka setengah hari saja, bila ada kabar serangan tentara ISIS.

Anak kecil ini sangat senang bisa mandi lumpur yang mengandung belerang (Suhaib Salem/Reuters)Anak kecil ini sangat senang bisa mandi lumpur yang mengandung belerang (Suhaib Salem/Reuters)


Pemandian air panas di Hammam al-Alil memang bak oase di tengah perang Mosul, tetapi tidak semua warga bisa menikmati kemewahan ini. Untuk membayar tiket masuk ke pemandian sebesar 1.000 Dinar Irak (setara Rp 11.300) saja, banyak dari mereka yang tidak sanggup membayar, karena sama sekali tidak memiliki uang.

Sepatutnya kita di Indonesia bersyukur bisa dengan bebas dan aman setiap berwisata ke pemandian air panas, atau bahkan kemana pun kita mau. Semoga konflik di Mosul cepat berakhir, dan warga bisa beraktivitas kembali dengan aman, serta bisa menikmati Pemandian air panas Hammam al-Alil dengan lebih nyaman. (wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA