Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 09 Jan 2019 07:25 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Sekali Seumur Hidup Backpacker, Susurilah Atap Dunia Ini

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Pamir Highway (Dave Stamboulis/BBC Travel)
Pamir Highway (Dave Stamboulis/BBC Travel)
Dushanbe - Kamu bisa dibilang backpacker sejati jika pernah melintasi jalanan ini. Inilah tempat di Asia Tengah yang dijuluki 'Atap Dunia'.

Melansir BBC Travel, Rabu (9/1/2019), inilah Pamir Highway. Merupakan salah satu jalan paling liar di dunia dan dikhususkan bagi wisatawan pemberani.

Membentang lebih dari 1.200 kilometer antara Tajikistan dan Kirgistan. Kawasan pastilah memberikan Anda perjalanan darat paling epik.

Pamir Highway membentang antara Kota Dushanbe di Tajikistan dan Kota Osh di Kirgistan. Jalan itu melintasi padang belantara yang liar, mulai dari padang pasir di ketinggian hingga pegunungan bersalju di ketinggian lebih dari 4.000 mdpl.

Penghuninya pun tak kurang gahar bagi para backpacker https://www.detik.com/tag/bacpacker, yakni macan tutul salju dan domba bertanduk spiral. Melintasi atap dunia dengan puncak lebih dari 7.000 m, Pegunungan Pamir, yang lebih dikenal sebagai Bam-i-Dunya (Atap Dunia), sederet dengan Himalaya, Karakoram dan Hindu Kush.

(Dave Stamboulis/BBC Travel)(Dave Stamboulis/BBC Travel)
Medan Pamir Highway tidak stabil dan ada di zona gempa bumi, tanah longsor yang menjadikannya tempat perjalanan paling menantang di luar sana. Kondisi ekstrem ini tentu menarik pengendara sepeda motor pencari sensasi lanskap besar, liar, dan terpencil.

Jalan melalui pegunungan ini awalnya dibangun oleh Rusia selama Great Game, yakni permusuhan antara Inggris dan Rusia di Asia Tengah di akhir abad ke-19. Cerita dimulai pada pertengahan 1800-an, keduanya bersaing untuk menguasai Asia Tengah.

Inilah salah satu jalan arteri dari Jalur Sutra yang asli. Traveler yang ke sana masih dapat melihat sisa-sisa benteng di puncak gunung yang dibangun untuk melindungi perdagangan yang melalui wilayah tersebut.

Pada tahun 1900-an, Soviet semakin memperbaiki rutenya, tetapi sebagian besar masih berupa jalur batu, pasir juga tanah yang kasar. Upaya mengaspalnya digerus oleh erosi dan kerusakan lubang terus menerus.

Sebagian besar rute Pamir Highway melewati Koridor Wakhan dan mengikuti Sungai Panj yang memisahkan Afghanistan dan Tajikistan. Permukiman kecil Muslim Ismailiyah menghiasi kedua sisi jalur sungai.

(Dave Stamboulis/BBC Travel)(Dave Stamboulis/BBC Travel)
Para pengendara Pamir Highway sering dihadapkan dengan tikungan tajam yang sempit dan tebing terjal. Biasanya hanya ada beberapa inchi jarak antara ban dan tebingnya.

Di balik kengerian itu semua, traveler dapat imbalan setimpal yakni beragam pemandangan menakjubkan antara kota-kota di Asia Tengah itu. Pemandangan surealis seperti danau dengan pinggiran pasir yang dihuni oleh unta, dapat ditemukan di Danau Yashikul, danau air tawar yang luas di rute Pamir Highway.

Danau-danau yang ada adalah sumber kehidupan bagi ikan hingga burung. Kawasan itu juga memberi kesempatan traveler untuk mendaki dan berkemah di salah satu tempat paling anti mainstream di dunia.

Hanya ada puncak-puncak pegunungan sejauh mata memandang dan jarangnya permukiman. Tidak hanya puncak Pamir, ada juga Hindu Kush yang muncul dari Afghanistan, serta ratusan puncak yang tidak tersebut namanya dan tidak untuk didaki.

Meski begitu, jika traveler ingin mengunjunginya harus bermental baja dan persiapkanlah sesuatunya dengan matang. Kawasan Pamir Highway memang tempat yang cocok dikunjungi bacpacker sejati meski sekali seumur hidup. (rdy/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED