Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 11 Feb 2019 19:30 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Hii! 6 Tempat di Dunia Ini Dipenuhi Tengkorak

Syanti Mustika
detikTravel
Tengkorak di Makam Tana Toraja (Bona/detikTravel)
Tengkorak di Makam Tana Toraja (Bona/detikTravel)
Tana Toraja - Banyak tempat di dunia, termasuk Indonesia punya aura menyeramkan. Inilah 6 tempat terkenal di dunia yang menyimpan ratusan tengkorak. Berani ke sini?

Kamu yang punya nyali datanglah ke tempat-tempat yang terkenal dengan kesan horornya, bahkan ada dari Indonesia juga lho. Bisa jadi itu adalah gereja, lorong bawah tanah dan juga museum.

Dirangkum detikTravel, Senin (11/2/2019) terdapat beberapa tempat yang menyimpan tengkorak di dalamnya. Jumlahnya tidak sedikit, bahkan mencapai ribuan tengkorak. Hii!

1. Museum Lombroso

(Stefano Rellandini/Reuters)(Stefano Rellandini/Reuters)
Museum Lombroso berada di Turin, Italia. Museum yang didirikan oleh Lombroso ini berisi tengkorak, potongan kepala penjahat dan perkakas kriminal.

Lambroso sering mengikuti kegiatan ke luar negeri dan belajar tentang kriminologi. Menurut putrinya, Lambroso adalah seorang yang jeli dalam belajar.

Tiap koleksi tengkorak atau potongan kepala penjahat ia dapatkan dari berbagai belahan dunia. Ia membelah tengkorak dan mengawetkan kepala pemjahat dengan lilin. Setiap kepala, ia beri nama dan tindakan kriminalnya.

Yang mengejutkan, setelah meninggal Lambroso menyumbangkan kepalanya sendiri sebagai koleksi terakhir dari penelitiannya. Kepalanya di pajang bersama para penjahat lainnya.

2. Gereja Santa Maria

Gereja Santa Maria di Wamba, Spanyol memiliki ruangan kecil yang berisi 3.000 tengkorak dan tulang belulang manusia. Gereja ini telah jadi cagar budaya dan memiliki ruangan bernama Wamba Ossuary, yang artinya kuburan.

Di dalam ruangan tengkorak menjulang tinggi dan tersusun rapi. Tengkorak yang disimpan sejak abad ke 12 ini adalah jasad dari para pendeta dan penduduk setempat.

3. Kapel Sedlec Ossuary

(Michal Cizek/BBC Travel)(Michal Cizek/BBC Travel)
The Bone Church dikenal juga dengan nama Sedlec Ossuary. Kapel ini berada di jalan starosedlecka, Kutna Hora, Republik Ceko. Kapel ini bukanlah kapel yang besar, mewah dan berada di pusat kota. Namun, yang membuat kapel ini berbeda karena dihiasi oleh tulang belulang dari 40.000 manusia!

Tulang-tulang ini berasal dari orang-orang yang berbondong dimakamkan di gereja. Masyarakat yakin bahwa kawasan gereja adalah tempat suci, karena pada abad ke-13 Abbas henry, seorang biara di sana membawa sekendi tanah dari gereja suci Golgota, Yerusalem tempat Yesus disalib dan mendeklarasikan bahwa tempatnya ini sebagai tempat suci.

4. Kepulauan Talaud

Indonesia juga punya temapt yang dipenuhi oleh tengkorak, yaitu di Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Di pulau ini terdapat gua dengan puluhan tengkorak yang berbaris rapi. Kepala dibariskan dengan kepala, sementara tulang lainnya di sekelilingnya.

Menurut cerita, tengkorak ini merupakan armada Spanyol yang bersembunyi dari kejaran panglima Malaka. Namun ada juga yang mengatakan tengkorak di sana merupakan nenek moyang Minahasa.

Sayangnya, belum ada penelitian atau literatur mumpuni mengenai asal-muasal dari tengkorak ini. Bahkan, warga lokal pun tidak banyak yang mengetahui kisah asli dari tengkorak ini. Di gua, terlihat susunan batu yang berisi aneka sesajen. Ada yang menaruh bunga, dan ada juga yang menaruh uang.

5. Bone Church

(hallstatt.net)(hallstatt.net)
Kalau kapel ini berada di desa kecil bernama Hallstatt. Desa ini berada di wilayah sebelah barat Austria, dekat perbatasan Austria-Jerman.

Tengkorak-tengkorak ini ditulis atau diberi label nama. Ada juga yang dilukis, tergantung dari keinginan keluarga dan gaya si pemilik tengkorak semasa hidup. Bahkan di sini juga ada tengkorak yang tidak ada identitas.

6. Makam Leluhur Toraja

Satu lagi tempat di Indonesia yang identik dengan tengkorak, yaitu makam leluhur Toraja. Tempat ini berupa makam tebing yang berada di Kete Kesu, desa adat yang berjarak 5 KM dari Kota Rantepao.

Di desa ini bukan cuma ada rumah adat tapi juga makam dari jaman nenek moyang pertama yang tinggal di Kete Kesu. Tulang-belulang milik para leluhur bisa dilihat di pinggir bukit secara langsung.

Tengkorak akan diletakkan di berderet di atas peti. Sesuai dengan urutan keluarga. Setiap keturunan memiliki satu peti yang digunakan secara turun temurun. (rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED