Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 17 Feb 2019 21:30 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Dijamin Ekstrem, Kuliner Buaya & Belalang di Thailand

Shinta Angriyana
detikTravel
Foto: Shinta Angriyana/detikTravel
Foto: Shinta Angriyana/detikTravel
Bangkok - Jalan-jalan ke Thailand, tidak lengkap tanpa mencoba kuliner ekstrem. Eh tapi, sudah coba daging buaya?

Negeri Gajah Putih terkenal dengan aneka kuliner kaki lima yang bervariatif. Termasuk berbagai makanan yang tidak biasa, bahkan cenderung ekstrem..

detikTravel pun berkesempatan menjajal aneka kuliner di sana beberapa waktu lalu. Menemukan sejumlah camilan yang mungkin bisa bikin kamu geleng-geleng kepala..

Salah satu tempat rekreasi malam hari Asiatique misalnya. Letaknya berada di Charoen Krung, Khwaeng Wat Phraya Krai, Khet Bang Kho Laem, Thailand. Ada aneka serangga sampai buaya. Waduh!

Berbagai serangga dijajakan penjual dengan sangat terbuka. Serangga yang sudah dimbumbui dan digoreng diletakkan di nampan-nampan. Mulai dari belalang, ulat, sampai kalajengking pun tersedia.

Aneka serangga (Shinta/detikTravel)Aneka serangga (Shinta/detikTravel) Foto: undefined


Di sebelahnya, ada sebuah kepala dan anak buaya yang juga dijual. Kepala buaya dewasa ini ditampilkan terbuka, persis seperti sang predator ingin melahap mangsanya.

Tidak jauh dari kios serangga, ada juga restoran yang menyediakan daging buaya. Penampilannya juga sangat memikat mata. Buaya dipanggang depan restoran, lengkap dengan kepala dan badan yang sudah dikuliti. Entah harus ngeri atau penasaran.

Daging buaya (Shinta/detikTravel)Daging buaya (Shinta/detikTravel) Foto: undefined


Rasa serangga sebenarnya asin. Karena sebelum diolah, sudah dibumbui terlebih dahulu.

Meski terdengar ekstrem, nyatanya hal ini menarik wisatawan yang berkunjung. Meski mereka terlihat geli, namun masih tetap penasaran membeli.

Untuk satu porsi serangga, umumnya dijual sekitar 200 baht (Rp 80 ribu). Sedangkan, kepala buaya dijual seharga 300 baht atau Rp 1,5 juta. Bagaimana, tertarik mencoba?

(sna/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED