Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 01 Jul 2019 12:30 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Desa Kecil di India yang Melarang Penduduknya Pakai Sepatu

Bonauli
detikTravel
Foto: (Kamala Thiagarajan/BBC)
Foto: (Kamala Thiagarajan/BBC)
Tamil Nadu - Memakai sepatu di jalanan mungkin memang wajar. Tapi desa kecil Andaman di India justru melarang penduduknya pakai sepatu ketika memasuki kampung.

Mungkin nama desa Andaman begitu asing. Ya, ini adalah sebuah kampung kecil di Tamil Nadu, India selatan. Jarak desa ini sekitar 450 km dari ibukota Tamil Nadu.

Mengintip BBC, Selasa (25/6/2019) Desa Andaman sekilas tampak biasa saja. Masyarakatnya berkerja dan bersekolah seperti penduduk kampung lainnya.

Tapi jika melihat lebih dekat, ada sesuatu yang unik di sini. Penduduk Desa Andaman tidak memakai sepatu atau alas kaki di area kampungnya. Wah!

 (Kamala Thiagarajan/BBC) (Kamala Thiagarajan/BBC)


Kalau melepas sepatu saat masuk ke kuil sudah biasa. Penduduk Desa Andaman akan melepas alas kaki ketika memasuki area desa.

Bukan tanpa alasan, ada hal penting yang dipegang erat oleh penduduk desa ini. Masyarakat setempat meyakini bahwa Desa Andaman dilindungi oleh Dewi Muthyalamma.

Dewi Muthyalamma sangatlah kuat. Sehingga penduduk tidak menggunakan alas kaki sebagai tanda penghormatan.

Tak ada peraturan tertulis untuk tidak menggunakan alas kaki. Namun penduduk setempat mengaku akan merasa malu dan seperti menghina warga lain yang melepas alas kaki.

 (Kamala Thiagarajan/BBC) (Kamala Thiagarajan/BBC) Foto: (Kamala Thiagarajan/BBC)


Tradisi ini dijalankan oleh penduduk dengan kerelaan hati. Tak ada paksaan, hanyalah bentuk cinta dari penduduk kepada Dewi Muthyalamma.

Mulai dari anak-anak sampai orang tua terlihat bertelanjang kaki. Mereka akan menenteng kasut mereka sampai keluar desa. Setelah itu, barulah warga Andaman memakai alas kaki.

Pengecualian diberlakukan untuk orang berusia lanjut. Penduduk Andaman memaklumi kebutuhan tersebut.

Bahkan turis yang datang akan diberitahu tentang tradisi ini. Untuk memaklumi pendatang, biasanya penduduk masih memperbolehkan turis untuk memakai kaus kaki.



(bnl/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA