Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 16 Jul 2019 09:20 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Cara Unik Australia Merayakan Natal di Bulan Juli

Rahmayoga
detikTravel
Foto: (Rahmayoga/detikcom)
Foto: (Rahmayoga/detikcom)
Melbourne - Kalau biasanya Natal jatuh pada Desember, sedikit berbeda dengan Australia. Negeri Kangguru ini merayakan Natal pada bulan Juli dengan Winter Night Market.

Kegembiraan Natal umumnya dirasakan pada Bulan Desember. Namun Australia punya tradisi yang sedikit berbeda. Australia akan kembali merayakan Natal pada Bulan Juli.

Bukan tanpa sebab, hal ini dikarenakan oleh budaya Eropa dan Inggris yang merayakan Natal pada musim dingin. Sedangkan pada Bulan Desember, Australia sedang mengahadapi musim panas.

Untuk tetap terkoneksi dengan Natal ala nenek moyang, warga Australia akan kembali merayakan Natal pada bulan Juli. Bulan di mana musim dingin tiba.

 (Rahmayoga/detikcom) (Rahmayoga/detikcom) Foto: undefined


Tapi ini bukan Natal sungguhan, hanya selebrasi dengan salju dan musim dingin. Natal di Bulan Juli ditandai dengan adanya Winter Night Market. Seperti yang detikcom lihat di Melbourne, Australia awal Juli lalu.

Ada apa saja di sana?

Winter Night Market kembali hadir ke Queen Victoria Market, Melbourne menyajikan beragam kuliner lezat dari 30 lebih vendor kuliner berbagai bangsa. Sebut saja di antaranya The Black Sheep, Brazilian Barbeque, dan Hot Doughnuts, yang seolah menjadi primadona di malam itu.

Pasar kala itu disulap menjadi dunia musim dingin untuk merayakan Natal pada bulan Juli. Ya, hanya setiap Rabu di bulan Juli saja pengunjung bisa menikmati event seperti ini. Queen Victoria Market di Melbourne, memang tempat wisata di Australia yang favorit.

 (Rahmayoga/detikcom) (Rahmayoga/detikcom)


Event yang digelar sejak bulan Juni hingga 28 Agustus 2019 ini tak hanya menghadirkan beragam kuliner saja, tetapi juga panggung hiburan dan stand suvenir, dari mulai dompet, tas, hingga boneka yang nuansanya Australia banget.

Oh iya, jangan lupakan wine alias anggur yang ada di sini. Tentu bisa menghangatkan malam night market kali ini, bukan?

Soal suasana? Jangan ditanya. Rasa-rasanya hampir sulit mencari tempat untuk sekadar duduk santai sambil menikmati barbeque atau pasta dengan tenang di sini.

Acara yang dimulai sejak pukul 17.00 waktu Melbourne kali ini makin meriah dengan hadirnya salju buatan dan gemerlap pohon Natal mini. Salju buatan turun dan menambah kemeriahan night market bersama suara ceria dari para penyanyi Natal.

(Rahmayoga/detikcom)(Rahmayoga/detikcom) Foto: undefined

"Ini sebenarnya saya juga pertama kali ke sini. Ini ada acara Winter Night Market di Queen Victoria Market, hari ini, hari Rabu. Saya mengajak keluarga saya," ungkap Genta, yang ternyata merupakan seorang warga negara Indonesia.

Hal senada diungkapkan Vivi, warga Indonesia yang tengah berlibur ke Melbourne, Australia.

"Iya (sering ke Winter Night Market). (Mencari) makanan, dan ramai suasananya. (Ke sini) bersama anak," ujar Vivi.

Simak Video "Aksi Free Style Komunitas Motor Klasik, Bintan"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA