Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 16 Jul 2019 22:15 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Menjelajahi Istana Cantik Berusia Ratusan Tahun di Prancis

Angga Aliya ZRF
detikTravel
Istana Versailles Prancis (Angga Aliya ZRF/detikcom)
Istana Versailles Prancis (Angga Aliya ZRF/detikcom)
Versailles - Selain punya Menara Eiffel, Paris juga punya Istana Versailles yang tak kalah menarik untuk dikunjungi traveler. Yuk, jelajahi istana berusia ratusan tahun ini!

Paris terkenal dengan anek bangunan bersejarah, seperti Menara Eiffel, Katedral Notre-Dame, hingga Museum Louvre yang memajang lukisan Monalisa. Ada bangunan bersejarah yang tak kalah menarik, lokasinya sekitar 30 menit berkendara mobil dari Paris.

Pernah dengan desa kecil bernama Versailles? Desa ini sekarang sudah bukan dusun lagi seperti zaman baheula, tapi sudah menjadi daerah sub urban-nya Paris.

Di wilayah ini ada bangunan mewah terkenal yang bernama Château de Versailles alias Istana Versailles. Hunian berlapis emas ini dibangun pada 1682 di bawah pemerintahan Raja Louis XIV.

Saat itu Prancis dibawa ke masa kejayaan oleh Raja Louis XIV sehingga menjadi negara yang kaya raya. Dengan uang yang banyak itu Raja Louis XIV memerintahkan dibangunannya Château de Versailles untuk menjadi tempat tinggal para kaum ningrat Prancis yang lokasinya tidak jauh dari Paris.

Istana ini dibangun Raja Louis XIV (Angga Aliya/detikcom)Istana ini dibangun Raja Louis XIV (Angga Aliya/detikcom)

Keluarga Kerajaan Prancis tinggal di istana itu sampai muncul Revolusi Prancis di 1789 yang melengserkan cucu buyut Raja Louis XIV, yaitu Louis XVI.

BACA JUGA: Rahasia di Balik Bangunan-bangunan Prancis

Setelah tak ada lagi monarki di Prancis, istana megah tersebut akhirnya dijadikan museum dan terbuka untuk umum. Jika Anda berada di pusat kota Paris, cara paling gampang menuju tempat ini adalah dengan memesan taksi biasa atau taksi online.

Ada juga bus namun akan memakan waktu lama untuk sampai di sini. Usahakan bisa masuk ke istana ini sebelum jam makan siang. Pasalnya, jika sudah lewat jam makan siang, antrean untuk masuk akan mengular.

Jumlah pengunjung yang masuk istana memang sengaja dibatasi oleh petugas. Sebab, jika terlalu ramai di dalam istana dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diingikan dan merusak karya seni hingga ornamen di dalam istana.

Jumlah pengunjungnya dibatasi (Angga Aliya/detikcom)Jumlah pengunjungnya dibatasi (Angga Aliya/detikcom)

Tidak perlu khawatir tersesat di istana seluas 67.000 meter persegi ini. Piham museum sudah mengatur jalur pengunjung dari mulai masuk istana sampai keluar di taman belakang istana.

Jika ingin mendapat penjelasan lebih lengkap soal museum dan segala karya seni yang ditampilkan, pengunjung bisa mendapatkan audio guide yang sudah termasuk harga tiket. Kalau hanya sekadar melihat-lihat saja, tidak perlu pakai audio guide.

Tidak perlu buru-buru saat berada di istana ini. Santai saja karena areanya cukup besar. Kalau merasa capek, boleh duduk-duduk dulu tapi jangan sambil ngemil karena dilarang.

Banyak area bisa dilihat di sini, dari mulai ruang kerja raja hingga ruang tidur. Ada juga gereja di dalam istana, hingga aula besar yang sangat mewah.

Ada banyak karya seni di istana ini (Angga Aliya/detikcom)Ada banyak karya seni di istana ini (Angga Aliya/detikcom)

Setelah menjelajahi ruangan dalam istana, jangan lupa berkeliling di taman yang luas di bagian belakang. Luas area istana ini mencakup 1.070 hektar, tentu tidak akan bisa dijelajahi dengan berjalan kaki.

Tenang saja, ada kereta mini yang bisa mengantar pengunjung untuk berkeliling taman. Jangan lupa berfoto ria saat berada di sini, banyak spot yang menarik lho.

Simak Video "Keren! Deretan Mesin Perang AS Mejeng di Paris Air Show 2019"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA