Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 22 Jul 2019 09:15 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Crescent Lake, Danau Oasis yang Ajaib di Padang Pasir Bernyanyi

Bonauli
detikTravel
Foto: (iStock)
Foto: (iStock)
Dunhuang - Di tengah padang pasir di China, ada sebuah oase cantik yang eksotis. Tempat ini diberi nama Crescent Lake. Inilah danau ajaib berbentuk bulan sabit.

Dihimpun dari banyak sumber, Senin (22/7/2019) Crescent Lake menjadi salah satu tempat wisata di China yang terpencil di dunia.

Pengenalan tentang Crescent Lake dimulai dari namanya. Orang lokal menyebutnya Yueyaquan yang memiliki arti danau yang berbentuk seperti bulan sabit.

Ya, oasis ini cukup unik karena bentuknya. Yeayaquan berada di Kota Dunhuang, 6 km dari Kota Gansu, China bagian barat. Tepatnya di tengah Echoing Dessert atau gurun pasir bernyanyi. Bagian ini kita simpan dulu.

 (iStock) (iStock) Foto: undefined


Letaknya yang berada di tengah gurun, agak sedikit sulit dijangkau. Inilah mengapa tempat ini disebut sebagai salah satu oasis terpencil dunia.

Mari kita lanjutkan dengan sejarah Crescent Lake. Danau bulan sabit ini sudah berumur sekitar 2.000 tahun. Karena berada di jalur Sutera Kuno, Yueyaquan menjadi salah satu tempat peristirahatan pedagang dan biksu dari Asia Tengah.

Masuk masa Dinasti Han, danau ini juga mencuri perhatian. Pada waktu pemerintah dinasti melakukan pengecekan kedalaman danau ini. Menurut catatan sejarah, Crescent Lake memiliki kedalaman sampai 5 meter.

Karena menjadi salah satu tempat peristirahatan di jalur perdagangan dunia, Crescent Lake mulai menyusut. Hingga pada tahun 2018 diketahui bahwa danau ini sudah sekarat hingga hanya menyisakan kedalaman 1,3 meter.

Untuk menyelamatkan danau bersejarah ini, pemerintah melakukan langkah berani. Pihak pemerintah mengisi danau cantik ini seperti semula.

Mungkin kamu masih berpikir, langkah tersebut tidak sia-sia jika badai gurun datang? Bukannya nanti danau malah terisi pasir?

 (iStock) (iStock) Foto: undefined


Jawabannya ada pada letak danau ini. Crescent Lake berada di di balik gundukan pasir besar, seakan berada di lembah. Jika badai gurun datang, maka pasir akan terbang ke gundukan tersebut.

Sementara hembusan angin gurun menimbulkan suara siulan lembut. Inilah mengapa tempat ini disebut gurun pasir bernyanyi. Warga lokal juga menyebutnya Singing Sand Dessert.

Kini Crescent Lake bukan cuma oase, tapi juga sebuah pagoda yang jadi penginapan dan penjualan suvenir. Saat malam tiba, seluruh lampu dari pagoda ini akan menyala dan membuat pemandangan eksotik di antara gurun.

Bukan cuma menikmati oase cantik nan bersejarah di tengah tempat terpencil dunia. Menjadi salah satu atraksi menarik China, ada beberapa kegiatan yang bisa traveler lakukan di sini.

Traveler bisa menunggang unta, bermain papan seluncur pasir atau sekedar menimati matahari terbenam di puncak gurun. Tentu saja kita harus menaiki gurun terlebih dahulu. Untuk naik gurun setinggi kurang lebih 250 meter diperlukan waktu sekitar 20 menit. Terdapat anak tangga yang bisa digunakan untuk melintasi.

Sebagai salah satu atraksi bersejarah, Yueyaquan sudah mulau mudah dijangkau ole traveler. Sebelum memasuki gurun pasir, traveler akan diwajibkan menggunakan pelapis sepatu nyaris setinggi lutut yang terbuat dari kain. Tujuannya agar kaki tidak kemasukan pasir yang bisa melukai.




Simak Video "Aksi Free Style Komunitas Motor Klasik, Bintan"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA