Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 26 Sep 2019 12:10 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Nuansa Indonesia di Masjid Afsel yang Dikunjungi Meghan Markle

Bonauli
detikTravel
Foto: Getty Images
Foto: Getty Images
Cape Town - Masjid Auwal di Afrika Selatan ramai dibahas berkat royal tour dari Inggris. Ternyata masjid ini menyimpan perjuangan muslim Indonesia di Afrika Selatan.

Perjalanan Royal tour Meghan Markle dan Pangeran Harry menjadi sorotan publik. Salah satu tempat yang dikunjungi oleh mereka adalah Masjid Auwal di Cape Town, Afrika Selatan.

detikcom pernah melakukan perjalanan ke masjid cantik beberapa waktu lalu. Mari mulai dari lokasi Masjid Auwal, yang berada di kawasan Bo Kaap, Cape Town.

Masjid Auwal dibangun sejak tahun 1794. Meski tidak mencolok di antara bangunan lain, tapi kisah pembangunannya punya nilai bersejarah bagi muslim Afrika Selatan.

Masjid Indonesia yang Dikunjungi Megan Markle di Afrika Selatan(iStock)

Yang menarik, keberadaan masjid ini tidak lepas dari perjuangan muslim Indonesia. Pada tahun 1780, sosok Imam Abdullah Kadi Abdus Salaamllah Kadi Abdus Salaam (1712-1807), atau Tuan Guru, hadir di Afrika Selatan.

Dikisahkan, Tuan Guru ini merupakan keluarga bangsawan Tidore yang diasingkan ke Pulau Robben yang menjadi wilayah administrasi Cape Town, Afrika Selatan. Meski dalam masa penahanan, Tuan Guru tetap melakukan aktivitas dakwah. Bahkan Tuan Guru mendirikan madrasah pertama di Afrika Selatan.

Masjid Indonesia yang Dikunjungi Meghan Markle di Afrika SelatanFoto: (iStock)

Penyiaran islam yang dilakukan oleh Tuan Guru merupakan upaya dalam melanjutkan jejak Syech Yusuf, ulama asal Makassar yang juga dibuang Belanda ke Cape Town. Syech Yusuf menjadi penyebar agama Islam pertama di Afrika Selatan.

Seiring dengan berkembangnya agama islam di Afrika Selatan, kebutuhan akan tempat beribadah menjadi prioritas. Pada saat itu, Afsel masih berada di bawah pemerintahan kolonial Belanda.

Permintaan pembangunan masjid pun ditolak mentah-mentah. Tapi Tuan Guru tak putus asa. Dianggap sebagai pemuka agama, Tuan Guru menggelar salat Jumat pertama di jalan kota.




Tak lama, Belanda dan Inggris melakukan perjanjian tukar-menukar wilayah jajahan. Afrika Selatan dengan mulus jatuh di pangkuan Inggris.

Melihat peluang ini, permohonan untuk membangun masjid kembali diutarakan. Tanpa ada tedeng aling, Inggris menyetujui permohonan ini.

Sukacita dirasakan umat muslim Afrika Selatan saat itu. Nama Auwal disepakati sebagai identitas dari masjid ini. Auwal berarti Awal dalam bahasa Indonesia.

Menjadi Syech Yusuf, ulama asal Makassar yang juga dibuang Belanda ke Cape Town.masjid pertama dan tertua di Afrika Selatan, Auwal butuh banyak renovasi. Bangunannya sudah tidak asli lagi. Meski demikian, semangat perjuangannya masih terus bergaung di Cape Town.

Masjid Indonesia yang Dikunjungi Megan Markle di Afrika Selatan(Getty Images)


Masjid Auwal kini memiliki dua lantai yang berimpit dengan bangunan lain di kawasan tersebut. Salah satu penanda yang akan terus diingat adalah prasasti batu pualam yang mencatat usia dari masjid tersebut.

Masuk ke dalam masjid, kamu akan dibuat adem dengan interior sederhananya. Mimbar kayu di bagian depan membuat ruangan salat semakin ayu. Di dekat mimbar, ada sebuah tongkat yang berusia 195 tahun. Tongkat ini masih dipergunakan oleh khatib saat khutbah Jumat.




Bukan cuma berkunjung ke masjid, Pangeran Harry dan Meghan Markle pun sempat melihat manuskrip pertama kitab suci Al-Quran di Afrika Selatan. Dari tur yang dilakukan, Pasangan kerajaan ini terlihat sangat senang dalam kunjungannya.

Jauh di mata tapi dekat di hati, inilah salah satu bukti perjuangan muslim Indonesia dalam penyebaran agama. Kamu sudah pernah ke sini?




Simak Video "Hotel Anjing Bintang Lima di Cape Town Afrika Selatan"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA