Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 08 Des 2019 06:40 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Bandara 'Terkutuk' Ini Akhirnya Selesai Dibangun

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Bandara Brandenburg, Berlin, Jerman (Foto: CNN)
Bandara Brandenburg, Berlin, Jerman (Foto: CNN)
Berlin - Bandara Brandenburg di Berlin, Jerman ini memiliki label terkutuk. Kenapa demikian, karena pembangunannya memakan waktu yang sangat panjang.

Seperti diberitakan CNN, Minggu (8/12/2019), pembangunan bandara ini mangkrak sembilan tahun, miliaran dolar telah ditelannya. Ada begitu banyak keluhan dan ketidakefisienan yang bikin fasilitas itu dikutuk.

Ada yang bernapas lega karena muncul spekulasi bahwa proyek itu tidak akan pernah selesai. Akhirnya, para pejabat telah mengumumkan akan dibuka untuk umum pada tanggal 31 Oktober 2020.

Jika benar demikian, Bandara Brandenburg akan menjadi pusat transportasi termutakhir di ibu kota Jerman, karena bandara yang ada telah bekerja terlalu keras. Bandara ini juga akan membuka koneksi ke destinasi yang lebih jauh.


Bandara Brandenburg sudah direncanakan begitu lama, sudah ada sejak era reunifikasi Jerman. Setelah jatuhnya Tembok Berlin pada tahun 1989, para pemimpin Jerman mengadakan diskusi tentang bandara baru dan diyakini menjadikan Berlin sebagai pusat dunia baru.

Pada saat itu, Berlin memiliki tiga bandara, Bandara Tegel Otto Lilienthal, Bandara Schönefeld, dan Bandara Tempelhof. Semuanya memainkan peran penting dalam pergolakan pasca-perang Berlin.

Bandara Tempelhof yang dekat dengan pusat Kota Berlin telah ditutup dan menjadi taman. Tegel dan Schonefeld tetap dibuka sejak era Perang Dingin, tetapi fasilitasnya sudah ketinggalan zaman dan tak mampu melayani banyak penumpang, terutama yang dicari para turis.

Foto-foto awal Bandara Brandenburg yang berdekatan dengan Bandara Schonefeld terlihat lebih modern. Kontras dengan perabotan yang lebih tua dan lebih mencolok di Schonefeld, yang pernah dinobatkan sebagai yang terburuk di dunia oleh situs perjalanan eDreams pada tahun 2017.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3
BERITA TERKAIT
BACA JUGA