Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 02 Jan 2020 09:15 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Nginap di Hostel Bekas Penjara Abad ke-19, Apa Rasanya Ya?

Bonauli
detikTravel
Foto: (The court)
Edinburgh - Sebuah hostel di Skotlandia menawarkan pengalaman berbeda untuk wisatawan. Bukan penginapan biasa, hostel ini dulunya bekas penjara dan pengadilan abad ke-19.

Namanya CoDE Pod Hostels atau disingkat The CoURT, sebuah hostel apik di Kota Edinburgh. Dari luar, hostel ini tak jauh beda dengan bangunan lain.

Dihimpun detikcom dari situs resminya, The CoURT memiliki masa lalu yang tak biasa. Hostel ini sudah ada sejak tahun 1693.

Namun pada abad ke-19, bangunan ini dijadikan sebagai penjara, pengadilan sekaligus kamar polisi. Pada April 2019, bangunan ini resmi menjadi hostel.

Menginap di Hostel Bekas Penjara Abad ke-19, Apa Rasanya Ya?Foto: (The court)

Karena sejarah bangunan, hostel ini mempertahankan bentuk asli dari kamar-kamar penjara. Hostel dibagi menjadi 2 tipe, yaitu Pod Dorms dan Private Rooms.

Pod Dorms adalah kamar kapsul yang terdiri dari 200 pod. Kamar Pod Dorms terbagi menjadi dua, yaitu khusus wanita atau campur. Tiap dorm bisa berisi sampai 20 kapsul atau pod.

Meski bekas penjara, namun ruang ini dibuat senyaman dan seinstagarammable mungkin. Tiap pod diberi cahaya biru yang memberikan kesan futuristik. Untuk satu malam, tamu akan dikenakan biaya USD 15 atau sekitar Rp 200 ribu per malam.

Buat wisatawan yang ingin merasakan masa lalu penjara ini dengan lebih dekat, bisa memesan kamar tipe Private Rooms. Dari luar kamar, aura penjara sengaja disisakan untuk menjamu pengunjung.

Menginap di Hostel Bekas Penjara Abad ke-19, Apa Rasanya Ya?Foto: (The court)

Lorong kamar dicat dengan warna abu-abu. Dari depan kamar, terlihat gagang pintu roda dengan aksesoris jeruji besi. Nomor kamar diberi embel-embel sleep cell agar kesan penjara semakin kental.

Begitu membuka kamar, tampilan interiornya begitu minimalis. Ada bagian dari kamar penjara yang tidak diganti sama sekali, yaitu jendela kecil dan langit-langit setengah lingkaran.

Menginap di Hostel Bekas Penjara Abad ke-19, Apa Rasanya Ya?Foto: (The court)

The Private rooms menawarkan harga USD 60 atau sekitar Rp 832 ribu per malam di musim dingin. Hanya ada 12 kamar yang tersedia dari tipe Private Rooms.

Fasilitas hostel ini terbilang cukup lengkap. Ada ruang makan, dapur dan ruang berkumpul. Pada pagi hari ada sarapan khas Skotalndia yang hidangkan.

Karena latar belakang bangunan yang tak biasa, hostel ini memiliki ruang bawah tanah yang digunakan sebagai tempat penyimpanan bir dan anggur yang berusia beradab-abad. Tamu hostel diperbolehkan untuk berkunjung di sepanjang terowongan.



Simak Video "'Darah Rakyat Palestina' Sambut Timnas Israel di Skotlandia "
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA