Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 21 Jul 2020 17:39 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Peta Palestina Hilang dari Google Maps, Ini Kondisinya Sekarang

Rosmha Widiyani
detikTravel
Tangkapan layar Google Maps
Foto: Rosmha Widiyani/Update Peta Palestina Hilang dari Google Maps, Ini Kondisinya Sekarang
Jakarta -

Peta Palestina hilang dari Google Maps memancing reaksi dunia internasional mulai dari cuek hingga memberikan reaksi negatif. Palestina saat ini terancam aneksasi yang dilakukan Israel untuk menduduki wilayah Tepi Barat atau West Bank.

Dilihat detikcom pada Selasa (21/7/2020), tidak ada perubahan terkait peta Palestina hilang dari Google Maps. Peta digital tersebut belum menampilkan negara Palestina yang ibukotanya tercatat di Ramallah, Yerusalem Timur.

Google Maps menampilkan wilayah Gaza dan Tepi Barat dalam garis putus-putus, yang menandakan wilayah tersebut masih dalam persengketaan. Ramallah terlihat berada di dalam wilayah Tepi Barat di sepanjang Sungai Yordan.

Dikutip dari Xinhua, guru sejarah Ibrahim Hribat dari Kota Nablus di Tepi Barat yakin peta Palestina hilang dari Google Maps berkaitan dengan Amerika Serikat. Selain Google Maps, peta Palestina juga menghilang dari aplikasi Apple Maps.

"Menghilangnya peta Palestina bukan kebetulan. Ini adalah awal implementasi rencana Amerika untuk Timur Tengah (Washington's Middle East plan) dan sepertinya 'paku terakhir untuk peti mati' adalah masalah Palestina," kata Ibrahim.

Namun Ibrahim yakin, peta Palestina yang hilang dari Google Maps tidak akan membuat semangat orang Palestina meredup untuk melindungi negaranya. Ibrahim berkata, "Mereka mungkin bisa melenyapkan Palestina dari peta. Namun mereka tidak akan bisa mengambil (Palestina) dari jiwa orang-orang Palestina."

Tak mungkin berbicara tentang Palestina, tanpa menyinggung Israel yang saat ini sedang melakukan usaha pencaplokan wilayah Tepi Barat. Dikutip dari tulisan Recognizing Israel Aligns with Indonesia's Interests, Ambitions, & Constitution dari Niruban Balachandran dan William Tuchrello, Indonesia-Israel tidak memiliki hubungan diplomasi.

"Saat ini, Indonesia Israel tidak punya hubungan diplomatik formal seperti yang dimiliki Indonesia dengan Palestina," ujar penulis yang karyanya dimuat dalam Asia Pacific Bulletin dikutip dari situs East-West Center.

Indonesia pernah disinggung sebagai negara yang mungkin bisa mengawal proses diplomasi antara Israel dan Palestina. Diplomasi diharapkan bisa menjadi proses penyelesaian konflik tanpa terjadi perang.

Saat itu Wakil Presiden periode 2014-2019 Jusuf Kalla mengatakan, Indonesia tidak bisa melakukan peran tersebut karena tak punya hubungan formal dengan Israel. Tak punya hubungan diplomasi menjadikan Indonesia-Israel seperti tidak saling kenal.



Simak Video "Warga Palestina Bentrok dengan Pasukan Israel"
[Gambas:Video 20detik]
(row/pal)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA