Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 02 Sep 2020 13:06 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Taman Gajah Ini Tawarkan Wisata Virtual untuk Dapat Cuan

Femi Diah
detikTravel
gajah di Taman Nasional Hwange, Zimbabwe
Foto: Getty Images/iStockphoto/paulafrench
Jakarta -

Operator wisata alam Adventures with Elephants di Zimbabwe terimbas pandemi virus Corona. Untuk tetap bisa mendapatkan pemasukan, pengelola wisata gajah itu mengubah tur menjadi virtual dan laris manis.

Adventures with Elephants itu dibangun di Limpopo dan melayani wisatawan sejak 2010. Semakin lama, mereka mendapatkan pasar yang lumayan. Tahun lalu, tamu bisa mencapai 15.000 dalam setahun.

Adventures with Elephants berfokus kepada wisata edukasi dan berkenalan dengan hajah. Kegiatannya beragam dari memandikan gajah hingga berjalan-jalan bersama gajah.

Tak cuma melayani wisatawan untuk edukasi, operator Adventures with Elephants itu juga menyediakan tempat untuk acara spesial, di antaranya prewedding.

Tapi, operasional Adventures with Elephants setop saat pandemi virus Corona. Tanpa kedatangan wisatawan, Adventures with Elephants mati suri.

"Kami tidak mendapatkan pemasukan sehingga taman kesulitan," kata Sean Hensman, 37 tahun, pengelola Adventures with Elephants, seperti dikutip Daily Mail.

Memberi makan gajah memang bukan perkara mudah. Seekor gajah Afrika dewasa membutuhkan makanan lima persen dari berat badannya setiap hari. Gajah dewasa bias menghabiskan 200 kg makanan untuk satu hari.

Biasanya, pendapatan dari tiket masuk wisatawan itulah yang digunakan untuk menutup biaya makanan tujuh gajah yang ada di sana. Itu masih ditambah biaya makan untuk dua kerbau, tiga sapi, dan dua anak sapi.

Sean pun memutar otak. Bersama istrinya, Jenna, dia pun memanfaatkan teknologi untuk mendapatkan penghasilan.

Sean dan Jenna menawarkan pengalaman bermain-main dengan gajah lewat aplikasi Zoom. Langkah itu cukup menjanjikan. Beberapa sekolah di Inggris berminat untuk mengajak murid mengenal gajah lewat Zoom. dalam satu sesi, sebanyak 250 orang bisa bergabung dalam kelas gajah itu.

Selain itu, Adventures with Elephants menerima donasi dari publik. Kabar baiknya, dalam waktu dekat, taman gajah itu bakal segera dibuka untuk publik lagi kendati pandemi virus Corona belum usai.

Untuk menerima wisatawan saat pandemi COVID-19, Adventures with Elephants menerapkan protokol kesehatan, termasuk mengurangi kuota pengunjung. Kini, hanya boleh 20 pengunjung setiap hari atau setengah dari kuota dari biasanya.

Kendati sudah dibuka untuk pengunjung, Adventures with Elephants tetap menjalankan wisata virtual.

"Kami akan melanjutkan edukasi virtual agar bisa menjangkau orang-orang di seluruh dunia," kata Sean.

"Kami menyadari tidak semua orang bisa mempelajari gajah dan melihat mereka di alam liar," dia menambahkan.

(fem/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA