Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Senin, 08 Feb 2021 09:10 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Megahnya Masjid Terbesar di Jepang, Tokyo Camii

Masjid Tokyo Camii
Masjid Tokyo Camii (Foto Google)

FOKUS BERITA

Muslim Traveler

Selain pengunjung atau wisatawan general yang hadir, Presiden Turki pada tahun 2015, Presiden Erdogan juga mengunjungi masjid ini saat kunjungannya ke Tokyo pada tahun tersebut. Kunjungan ini juga menandakan bahwa masjid ini memberikan kesan tersendiri untuk beberapa tokoh masyarakat khususnya tokoh masyarakat muslim.

Di masjid ini juga, tidak sedikit pengunjung yang saling berkomunikasi, hanya untuk bertanya asalnya dari mana atau bahkan untuk bertukar pikiran.

"Saya tadi bertemu dengan pengunjung dari Thailand, katanya dari South Thailand, dari sini saya tahu bahwa islam itu luas, apalagi untuk negara Thailand yang mempunyai banyak destinasi seperti candi-candian sehingga saya pikir beragama Hindu, tapi ternyata ada juga muslim," ujar Juminah menambahkan dalam komunikasi bersama penulis.

Fakta lain yang penulis temukan bahwa masjid ini tidak menutup diri untuk yang beragama muslim saja, namun, tidak menutup kemungkinan untuk keyakinan lain mengunjungi untuk hanya sebatas foto atau menikmati keindahan kaligrafi di masjid ini. Namun, pengunjung diminta untuk berpakaian sopan saat memasuki kawasan masjid ini, untuk menghargai wisatawan muslim yang sedang berkunjung atau bahkan yang sedang beribadah. Yang harus diperhatikan lagi bahwa tidak diperkenankan untuk mengabadikan gambar saat ibadah berlangsung, karena dipercayai akan mengganggu kekhidmatan ibadah yang berjalan.

Aksesibilitas yang menjadi salah satu poin dari daya tarik wisata juga sangat mudah. Pengunjung dapat mengunjungi Masjid Tokyo Camii ini menggunakan kereta dan berhenti di Stasiun Yoyogi Uehara.

Stasiun ini hanya berjarak 3 stasiun dari Stasiun Omotesando dengan menggunakan Tokyo metro jalur Chiyoda. Setelah sampai di Stasiun Yoyogi Uehara, pengunjung berjalan kaki lebih kurang 5 menit. Jangan lupa untuk menyiapkan tenaga dan membawa minuman karena wisatawan akan sedikit mengarungi jalanan yang menanjak untuk sampai ke masjid ini.

Tentunya, pembatasan jumlah pengunjung wajib dilaksanakan sesuai dengan arahan pemerintahan Jepang. Untuk informasi lebih lanjut, pembaca bisa mengunjungi situs resmi di Tokyo Camii & Turkish Culture Center. Meskipun kesempatan untuk berwisata masih belum terbuka bagi pengunjung di luar Jepang, namun, penulis berharap destinasi wisata agama ini dapat digunakan untuk merencanakan perjalanan selanjutnya saat semua situasi ini telah mereda. Salam sehat dan semangat!

----

M Agil Saputra - Mahasiswa Magister Pariwisata - STP Trisakti Jakarta.

Halaman
1 2 3 Tampilkan Semua

(elk/elk)

FOKUS BERITA

Muslim Traveler
BERITA TERKAIT
BACA JUGA