Dari Makkah hingga Samarkand, Menelusuri Kota-Kota Jejak Peradaban Islam Dunia
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Dari Makkah hingga Samarkand, Menelusuri Kota-Kota Jejak Peradaban Islam Dunia

Nyimas Amrina Rosada - detikTravel
Kamis, 26 Feb 2026 20:21 WIB
Registan Square, Samarkand, Uzbekistan (Haris Fadhil/detikcom)
Registan Square, Samarkand, Uzbekistan (Haris Fadhil/detikcom)
Jakarta -

Peradaban Islam tak lahir dan berkembang di satu tempat saja. Sejak abad ke-7, jejaknya menyebar melintasi gurun, pegunungan, hingga jalur perdagangan dunia, membentuk kota-kota besar yang menjadi pusat ilmu, spiritualitas, dan kebudayaan.

Dari Tanah Arab hingga Asia Tengah, masing-masing wilayah menyimpan kisah tentang proses Islam tumbuh dan memberi pengaruh luas bagi dunia.

Di Mekah, risalah Islam pertama kali diturunkan, menjadikannya pusat spiritual umat Muslim hingga hari ini. Sementara itu, kota-kota lain berkembang sebagai pusat pemerintahan dan keilmuan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jejak peradaban Islam tidak hanya meninggalkan masjid dan bangunan bersejarah, tetapi juga warisan ilmu pengetahuan, sistem pemerintahan, seni, dan tradisi intelektual yang mempengaruhi perkembangan dunia modern.

Lantas, kota-kota mana saja yang pernah menjadi pusat kejayaan peradaban Islam di berbagai belahan dunia? Berikut detikTravel rangkum untuk kalian.

ADVERTISEMENT

Kota-kota Jejak Peradaban Islam di Dunia

1. Makkah, Arab Saudi

Masjidil Haram di MakkahMasjidil Haram di Makkah (Getty Images/prmustafa)

Makkah merupakan kota yang identik dengan Islam, kota tempat awal mula Islam lahir ini menjadi salah satu dari tiga kota yang disucikan oleh Umat Islam. Mekah menjadi pusat ibadah haji dan umrah seluruh umat Islam di dunia.

Di sini, traveler bisa menemukan berbagai bukti peradaban Islam mulai dari rumah kecil Rasulullah, makam para sahabat, Masjid Al-Haram, Ka'bah sebagai kiblat umat Islam, dan berbagai situs bersejarah lain yang menjadi saksi lahirnya agama Islam.

Di sekitar kawasan Masjidil Haram, terdapat tempat-tempat penting seperti Jabal Nur, lokasi Gua Hira tempat Nabi Muhammad menerima wahyu pertama, serta Jabal Tsur yang menjadi tempat persembunyian saat peristiwa hijrah.

2. Madinah, Arab Saudi

Madinah. (Haris Fadhil/detikcom).Madinah. (Haris Fadhil/detikcom).

Madinah merupakan kota kedua selain Mekah yang menjadi kota suci umat Islam. Kota ini menjadi saksi perjuangan Islam, lokasi Rasulullah dan para sahabat hijrah dari Mekah pada tahun 622 M. Peristiwa ini kemudian menandai awal kalender Islam atau Hijriah.

Madinah menjadi negara Islam pertama yang berkembang secara sosial, politik, dan hukum. Kota ini menjadi dasar peradaban Muslim. Terdapat Makam Rasulullah dan para sahabat, Masjid Nabawi, serta situs penting lain yang menjadi saksi perkembangan Islam yang bisa dikunjungi.

3. Baghdad, Irak

Rumah di Baghdad zaman Islan Kuno/BBCRumah di Baghdad zaman Islam kuno (BBC)

Melansir BBC, Baghdad menjadi saksi peradaban Islam pada masa kekhalifahan Abbasiyah. Baghdad berkembang pesat sebagai pusat ilmu pengetahuan, budaya, dan administrasi.

Melansir Singapore Sedekah, kota ini dikenal luas karena Baitul Hikmah (House of Wisdom), sebuah perpustakaan dan akademi besar tempat karya-karya filsafat, matematika, astronomi, dan kedokteran diterjemahkan dan dikembangkan oleh cendekiawan Muslim dari berbagai tradisi.

Baghdad juga menjadi tempat berkumpulnya ilmuwan terkenal dan menghasilkan banyak kontribusi penting bagi peradaban dunia

4. Kordoba, Spanyol

Penampakan jembatan tinggalan Romawi di Sungai Guadalquivir, Kordoba, Spanyol.Penampakan jembatan tinggalan Romawi di Sungai Guadalquivir, Kordoba, Spanyol. (Getty Images/CaronB)

Kordoba terletak di Semenanjung Iberia, bagian dari wilayah Al-Andalus yang saat ini berada di Spanyol. Cordoba menjadi pusat peradaban Islam di Eropa pada abad ke-9 hingga 10 M pada masa pemerintahan Dinasti Umayyah.

Kota ini terkenal dengan Masjid Agungnya (Great Mosque of Cordoba) yang menjadi masjid terbesar di Eropa Selatan. Cordoba menjadi saksi perkembangan ilmu pengetahuan, filsafat, seni dan budaya.

5. Istanbul, Turki

Blue Mosque IstanbulBlue Mosque Istanbul (Wahyu Setyo Widodo/detikTravel)

Turki menjadi pusat peradaban Islam usai berhasil diambil alih oleh Sultan Muhammad Al-Fatih dari Kekhalifahan Utsmaniyah pada tahun 1453M.

Melansir Istanbul Tarihi, Istanbul merupakan pusat politik, ekonomi, dan budaya Islam yang sangat berpengaruh selama berabad-abad. Kota ini juga menjadi titik pertemuan antara budaya Timur dan Barat, mewariskan arsitektur, seni dan tradisi pendidikan Islam yang khas.

Warisan Utsmaniyah di sini menunjukkan bagaimana peradaban Islam turut membentuk sejarah wilayah Eurasia, hadirnya Museum Hagia Sophia menjadi simbol kekuatan dan transformasi Islam di kota tersebut,

6. Kairo, Mesir

Pasar tua Khan el-Khalili di Kairo, MesirPasar tua Khan el-Khalili di Kairo, Mesir (Heba Otefy/wikimedia commons)

Melansir Egypt Fun Tours, sejarah Islam di Kairo berdiri sejak 969 M Dinasti Fatimiyah, Kairo segera berkembang menjadi pusat pendidikan, seni, teologi dan pemerintahan Islam dan dikenal dengan julukan "Kota Seribu Menara."

Salah satu kontribusi terbesarnya adalah Universitas Al-Azhar, yang hingga kini masih menjadi lembaga pendidikan Islam penting di dunia. Kairo juga menjadi pusat pemikiran dan kebudayaan Islam sepanjang berabad-abad, termasuk dalam sastra dan ilmu pengetahuan.

7. Damaskus, Suriah

A vendor prepares trays of hot food at a street stall as Muslims prepare for the holy month of Ramadan in Damascus, Syria, February 18, 2026. REUTERS/Yamam Al ShaarSuasana Ramadan di Damascus (Yamam Al Shaar/Reuters)

Damaskus adalah salah satu kota tertua di dunia yang terus dihuni, dan menjadi pusat kekuasaan Dinasti Umayyah. Di sini berkembang seni arsitektur, administrasi pemerintahan dan budaya urban Islam awal.

Melansir UNESCO World Heritage Centre, Kamis (26/2), Masjid Umayyah (Umayyad Mosque) di Damaskus menjadi salah satu landmark penting peradaban Islam yang menunjukkan kemajuan arsitektur dan kehidupan sosial Muslim abad pertengahan.

8. Samarkand, Uzbekistan

Registan Square, Samarkand, Uzbekistan (Haris Fadhil/detikcom)Registan Square, Samarkand, Uzbekistan (Haris Fadhil/detikcom)

Terletak di jalur perdagangan Jalur Sutra, Samarkand menjadi persimpangan budaya dan ekonomi antara Timur dan Barat setelah ditaklukkan oleh pasukan Muslim pada awal abad ke-8 M.

Kota ini berkembang menjadi pusat pembelajaran Islam dan perdagangan yang penting, dengan berbagai masjid dan madrasah, hingga observatorium Ulugh-Beg.

Halaman 2 dari 3


Simak Video "Video: Indonesia Resmi Punya Hotel di Makkah!"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads