Butuh Liburan Anti Polusi, Ini 10 Tempat Paling Hijau di Dunia

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Butuh Liburan Anti Polusi, Ini 10 Tempat Paling Hijau di Dunia

Nyimas Amrina Rosada - detikTravel
Minggu, 22 Mar 2026 07:39 WIB
Boats on water in Killarney National Park, Republic of Ireland, Europe
Killarney National Park (Getty Images/iStockphoto/RafalStachura)
Jakarta -

Bosan liburan ke tempat yang itu-itu aja, cobalah liburan dengan cara yang berbeda. Destinasi alam bisa jadi pilihan. Berikut rekomendasi tempat anti polusi di seluruh dunia.

Bagi sebagian orang, liburan ke destinasi alam jadi pilihan terbaik untuk healing dan melepaskan diri dari segala kesibukan sehari-hari. Di berbagai belahan dunia, masih banyak kawasan yang dikenal memiliki lingkungan alami yang terjaga dengan baik.

Destinasi-destinasi ini tidak hanya menawarkan panorama alam yang memukau, tetapi juga pengalaman wisata yang lebih dekat dengan alam. Mulai dari menjelajah hutan, menikmati lanskap pegunungan, hingga bersantai di kawasan pedesaan yang dikelilingi pepohonan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir Travel+Leisure, Minggu (22/3/2026), berikut 10 tempat paling hijau di dunia yang bisa menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan dengan suasana alam yang lebih segar dan bebas polusi.

10 Rekomendasi Tempat Paling Hijau di Dunia

1. Lembah Sapa, Vietnam

Gunung Fansipan di VietnamGunung Fansipan di Vietnam (Getty Images/iStockphoto/tampatra)

Terletak di wilayah pegunungan utara Vietnam, Sapa dikenal dengan lanskap sawah terasering hijau yang membentang di perbukitan. Destinasi ini menjadi tempat favorit wisatawan yang ingin menikmati suasana alam yang tenang.

ADVERTISEMENT

Di sini, traveler bisa menjelajahi desa-desa dengan trekking atau menaiki kereta gantung menuju Gunung Fansipan, puncak tertinggi di Vietnam.

2. Taman Nasional Corcovado, Kosta Rika

Taman Nasional Corcovado di Kosta RikaTaman Nasional Corcovado di Kosta Rika (Getty Images/AscentXmedia)

Kosta Rika dikenal sebagai salah satu negara dengan alam paling hijau di dunia, terutama di kawasan Taman Nasional Corcovado yang berada di Semenanjung Osa.

Taman nasional ini memiliki hutan hujan tropis yang sangat kaya keanekaragaman hayati dan menjadi rumah bagi berbagai satwa liar seperti tapir baird, jaguar, sloth, hingga burung macaw. Kawasan ini juga memiliki beragam ekosistem, mulai dari hutan hujan dataran rendah hingga rawa bakau.

Meski pilihan akomodasi di dalam taman cukup terbatas, pengunjung dapat bermalam di Stasiun Penjaga Sirena untuk merasakan pengalaman berada di salah satu kawasan dengan biodiversitas paling tinggi di dunia.

3. Sawah Terasering Tegalalang, Indonesia

Wahana ayunan (Swing) di Subak Tegalalang, Bali, menjadi salah satu favorit wisatawan mancanegara. Begini keseruannya.Wahana ayunan (Swing) di Subak Tegalalang, Bali, menjadi salah satu favorit wisatawan mancanegara. Begini keseruannya. (Agung Pambudhy)

Terletak tidak jauh dari Ubud, Bali, Sawah Terasering Tegalalang dikenal sebagai salah satu lanskap alam paling menenangkan di Indonesia dan termasuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO.

Hamparan sawah bertingkat ini menampilkan gradasi warna hijau yang indah, mulai dari hijau muda hingga hijau tua. Struktur teraseringnya merupakan bagian dari sistem irigasi tradisional yang telah digunakan sejak lama. Pemandangan sawah yang dikelilingi hutan membuat kawasan ini menjadi tempat ideal untuk menikmati suasana alam, terutama jika datang pada pagi hari.

4. Val d'Orcia, Italia

Val d'Orcia di Tuscany, ItaliaVal d'Orcia di Tuscany, Italia (Getty Images/iStockphoto/Francesco Ricca Iacomino)

Kawasan Val d'Orcia di Tuscany, Italia, dikenal dengan lanskap pedesaan hijau yang menenangkan. Wilayah yang membentang dari selatan Siena hingga dekat Gunung Monte Amiata ini merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO sekaligus salah satu pusat pertanian penting di Italia.

Pemandangannya dihiasi kebun anggur, kebun zaitun, serta jalan-jalan yang dipagari pohon cemara. Selain menikmati panorama alamnya yang asri, pengunjung juga dapat menjelajahi jalur anggur Val d'Orcia untuk merasakan pengalaman wisata khas pedesaan Italia.

5. Pegunungan Maya, Belize

Pegunungan Maya yang membentang di selatan Belize hingga Guatemala menawarkan lanskap hutan tropis yang lebat dan masih alami.

Kawasan ini menjadi tempat ideal bagi pecinta petualangan, mulai dari mengamati satwa liar seperti jaguar dan tapir, berenang di bawah air terjun, hingga mendaki Victoria Peak, gunung tertinggi kedua di Belize.

6. Taman Nasional Killarney, Irlandia

Boats on water in Killarney National Park, Republic of Ireland, EuropeTaman Nasional Killarney di Irlandia (Getty Images/iStockphoto/RafalStachura)

Di Irlandia, Taman Nasional Killarney dikenal sebagai salah satu kawasan dengan lanskap hijau paling memukau. Cagar Biosfer UNESCO ini dipenuhi berbagai vegetasi seperti pohon ek, cemara, hutan yew, hingga semak-semak yang menciptakan hamparan alam hijau yang luas.

Kawasan ini juga menjadi lokasi pegunungan tertinggi di Irlandia, MacGillycuddy's Reeks. Wisatawan dapat menjelajahi taman dengan berbagai cara, mulai dari menunggang kuda hingga mendaki menuju Carrauntoohil, puncak tertinggi di negara tersebut.

7. Teahupo'o, Tahiti

Di barat daya Tahiti, kawasan Teahupo'o tidak hanya terkenal dengan ombaknya, tetapi juga lanskap daratan yang hijau dan subur. Lembah-lembah yang mengapit garis pantai dipenuhi vegetasi tropis dengan puncak-puncak pegunungan yang menjulang dan punggung bukit yang curam, sebagian di antaranya hanya dapat diakses dengan perahu.

8. Taman Nasional Danau Plitvice, Kroasia

Taman Nasional Danau Plitvice di Kroasia dikenal sebagai salah satu destinasi alam paling hijau sekaligus masuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO.

Taman nasional ini memiliki 16 danau yang dikelilingi hutan beech, cemara, dan pinus, serta dihiasi air terjun yang indah. Menariknya, warna danau di Plitvice dapat berubah menjadi hijau zamrud tergantung pantulan cahaya.

Keindahan taman ini dapat dinikmati melalui berbagai jalur trekking, seperti Jalur C atau Jalur K yang melintasi hampir seluruh kawasan taman.

9. Cekungan Kongo, Afrika Tengah

Satwa liar di Cekungan KongoSatwa liar di Cekungan Kongo (Getty Images/iStockphoto/Jaden Hilgers)

Cekungan Kongo di Afrika Tengah merupakan salah satu kawasan hutan hujan tropis terbesar di dunia yang membentang di beberapa negara, termasuk Republik Kongo, Kamerun, dan Gabon.

Wilayah seluas sekitar 500 juta hektar ini menjadi rumah bagi lebih dari 10.000 spesies tumbuhan dan sekitar 2.000 spesies hewan. Keanekaragaman hayati yang luar biasa membuat kawasan ini menjadi destinasi menarik bagi wisata petualangan dan pengamatan satwa liar, seperti gorila, simpanse, bonobo, hingga gajah hutan.

10. Hutan Hujan Hoh, Washington

Hutan hujan Hoh, WashingtonHutan hujan Hoh, Washington (Getty Images/Ifetayo Stewart)

Hutan Hujan Hoh yang berada Taman Nasional Olympic, Washington, dikenal sebagai salah satu kawasan alam paling hijau di AS.

Hutan hujan ini dipenuhi berbagai vegetasi seperti pakis, lumut, serta pepohonan konifer dan berdaun lebar yang menciptakan lanskap hijau yang rimbun. Keindahannya dapat dijelajahi melalui beberapa jalur pendakian populer, seperti Hoh River Trail atau Hall of Mosses Trail.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Mencoba Berenang Bersama Ikan Hiu Jinak di Perairan Karimun Jawa "
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads