Cascais, Kota Cantik yang Jadi Saksi Pernikahan Cristiano Ronaldo-Georgina

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Cascais, Kota Cantik yang Jadi Saksi Pernikahan Cristiano Ronaldo-Georgina

Muhammad Lugas Pribady - detikTravel
Rabu, 12 Agu 2026 22:12 WIB
Kota Cascais di Portugal
Kota Cascais di Portugal (Visit Portugal)
Cascais -

Cristiano Ronaldo akhirnya resmi menikah dengan Georgina Rodriguez. Pesepakbola Portugal itu menggelar pernikahan secara privat di Cascais, Portugal.

Setelah hubungan yang berlangsung selama kurang lebih 10 tahun itu, akhirnya Ronaldo dan Georgina sah menjadi sepasang suami istri pada Selasa kemarin.

Tempat digelarnya pernikahan tersebut berada di pesisir Samudra Atlantik, sekitar 30 kilometer di sebelah barat Lisbon, itu merupakan salah satu destinasi wisata terkenal di Portugal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari berbagai informasi yang diperoleh, Cascais menawarkan perpaduan antara sejarah, pantai, bangunan klasik, kuliner, hingga suasana kota pesisir yang menawan. Sejarah Cascais bahkan telah berlangsung jauh sebelum kota tersebut dikenal sebagai destinasi wisata.

ADVERTISEMENT

Pemerintah Kota Cascais mencatat jejak permukiman manusia di kawasan tersebut sudah ada sejak Paleolitikum Bawah. Pada abad ke-12, wilayah ini masih berupa desa kecil yang dihuni nelayan dan petani.

Letaknya yang berada di tepi Atlantik kemudian membuat Cascais berkembang menjadi pelabuhan penting. Pada 7 Juni 1364, Raja Pedro I mengangkat Cascais dari desa menjadi vila.

Kota Cascais di PortugalKota Cascais di Portugal. (Wikimedia Commons/Husond)

Perkembangan itu tidak lepas dari posisi teluknya yang strategis dan aktivitas perikanan yang menjadi sumber kekayaan masyarakat setempat. Dan perubahan terbesar terjadi pada abad ke-19. Pada 1870, Raja Luís I memilih Cidadela de Cascais sebagai tempat tinggal musim panas keluarga kerajaan Portugal.

Kehadiran keluarga kerajaan kemudian diikuti bangsawan dan kalangan elite yang membangun istana, vila, hotel, serta tempat hiburan. Dari sinilah Cascais bertransformasi dari desa nelayan menjadi kawasan peristirahatan bergengsi.

Kota Cascais di PortugalKota Cascais di Portugal. (Wikimedia Commons/Singra13)

Perkembangan pariwisata semakin cepat setelah jalur kereta menuju Cascais dibuka pada 1889. Akses yang semakin mudah membuat wisatawan dari Lisbon berdatangan untuk menikmati laut dan suasana pesisir.

Warisan masa tersebut masih terasa sampai sekarang melalui deretan bangunan bersejarah dan vila yang menghiasi kawasan Cascais. Bagi wisatawan, pantai tentu menjadi salah satu alasan utama untuk datang.

Cascais memiliki sejumlah pantai di sekitar pusat kota, sementara Pantai Guincho menawarkan ombak yang cocok untuk surfing dan windsurfing. Kawasan tersebut juga berada dalam area Sintra-Cascais Natural Park sehingga pemandangan alam menjadi bagian penting dari pengalaman berwisata.

Salah satu tempat yang tidak boleh dilewatkan adalah Boca do Inferno, tempat tersebut berupa formasi tebing dan gua di tepi Atlantik yang dihantam ombak besar. Pemandangannya menjadi salah satu ikon wisata Cascais dan menarik banyak wisatawan yang ingin melihat langsung kekuatan laut dari atas tebing.

Cascais juga menawarkan wisata sejarah dan budaya. Wisatawan dapat menyusuri kawasan kota tua, melihat Cidadela, menikmati taman dan museum atau sekadar berjalan di sepanjang pesisir.

Kota ini bahkan punya sejumlah catatan sejarah menarik, termasuk menjadi tempat eksperimen penerangan listrik pertama di Portugal pada 1878. Masuk urusan kuliner, Cascais juga yang berada di kawasan pesisir ini mashyur dengan kuliner-kuliner lautnya.



(upd/wsw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads