Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 01 Sep 2015 19:15 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Menara Horor di Beijing, Simpan Kisah Mutilasi Wanita

Kurnia Yustiana
Redaksi Travel
The Fox Tower atau Dongbianmen di Beijing, China (zhangzheyi/Instagram)
The Fox Tower atau Dongbianmen di Beijing, China (zhangzheyi/Instagram)
Beijing - Tak hanya wisata sejarah, wisata seram pun bisa dilakukan di Beijing, Tiongkok. Ada sebuah menara penjaga bernama Fox Tower, yang diyakini berhantu dan menyimpan kisah sedih atas dimutilasinya seorang wanita muda.

Fox Tower, yang sekarang lebih dikenal sebagai Dongbianmen merupakan menara penjaga kuno yang dibangun di Beijing, China. Tempat ini disebut-sebut sangat berhantu dan sering dijadikan tujuan wisata untuk traveler pecinta horor.

Menara dibangun sekitar tahun 1439 dan memberikan kesan horor sejak awal didirikan. Awalnya, banyak yang meyakini kalau bangunan itu digentayangi arwah serigala. Tapi berabad-abad kemudian, bangunan yang menyerupai benteng ini semakin mengerikan karena menjadi tempat ditemukannya mayat korban mutilasi.

Dilansir dari CNN, Selasa (1/9/2015) pada tahun 1937, mayat seorang wanita yang menjadi korban mutilasi ditemukan di lantai bawah Fox Tower. Mayat itu diduga adalah seorang wanita Inggris usia 19 tahun bernama Pamela Werner.

Kondisi mayat ketika ditemukan benar-benar mengerikan, bagian tubuhnya terpisah dimana-mana. Penyelidik kasus ini pun menduga bahwa sang pembunuh sempat memperkosa Werner sebelum membunuh dan memotong-motong mayatnya. Sadis!

Peristiwa tersebut sempat heboh di Negeri Tirai Bambu, padahal saat itu juga China masih terlibat dalam peperangan. Penyelidikan kasus tampaknya selesai sebelum tentara Jepang datang ke Beijing. Tapi karena ada suatu dan lain hal terkait birokrasi, tidak ada orang yang ditahan dan kasus ini terlupakan seiring dengan peperangan yang melanda.

Puluhan tahun berikutnya, penulis Inggris bernama Paul French kembali menggali peristiwa pembunuhan yang keji ini. Temuannya kemudian dituangkan dalam buku berjudul 'Midnight in Peking'. Di dalamnya, berisi kisah tentang kehidupan Pamela Werner dan saat-saat menuju kematiannya.

Traveler pun bisa mendatangi satu persatu tempat yang berkaitan dengan kisah Werner. Ikuti saja keterangan di buku dan panduan wisata dalam bentuk rekaman suara, yang dirancang oleh French dan penerbit Penguin.

Fox Tower yang menjadi salah satu lokasi penting di kisah kematian Werner juga masuk ke dalam buku Paul French. Orang-orang yang penasaran pun sudah banyak yang datang ke menara itu. Dan sekarang, untuk masuk ke dalam Fox Tower ini tidak gratis melainkan harus membayar tiket sebesar 10 Yuan.

Selain melihat lokasi penemuan mayat Werner yang kini sudah diubah menjadi taman kecil, traveler juga bisa mampir ke Red gate Gallery. Bangunan Fox Tower yang bertingkat ini juga memungkinkan traveler naik ke atas dan menyaksikan keindahan sisi timur Beijing dari ketinggian.

(shf/shf)
BERITA TERKAIT
Load Komentar ...
NEWS FEED
Tapal Batas

Belanja di Toko Duty Free Timor Leste

Minggu, 23 Apr 2017 12:25 WIB

Pos perbatasan di Batu Gede, Timor Leste, bisa didatangi traveler Indonesia, meskipun tanpa cap imigrasi. Di sana kita bisa belanja di toko duty free.