Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 09 Des 2016 08:20 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Ada Sungai Cinta di Taiwan, Romantis Banget!

Wahyu Setyo Widodo
Redaksi Travel
Sungai Cinta, sungai cantik yang membelah Kota Kaohsiung di Taiwan (Wahyu/detikTravel)
Sungai Cinta, sungai cantik yang membelah Kota Kaohsiung di Taiwan (Wahyu/detikTravel)
Kaohsiung - Di tengah-tengah Kota Kaohsiung, Taiwan, mengalir sebuah sungai. Bukan sembarang sungai, tetapi Sungai Cinta alias Love River. Unik!

Sungai dengan nama unik banyak tersebar di berbagai penjuru dunia. Di Taiwan pun ada sungai yang bernama unik, mengalir di tengah Kota Kaohsiung. Love River jadi salah satu daya tarik wisata, baik bagi warga lokal maupun turis mancanegara.

detikTravel yang berkunjung ke Kota Kaohsiung, Taiwan beberapa waktu lalu sedikit heran dengan nama sungai ini. Love River alias Sungai Cinta, kenapa diberi nama seperti ini ya?

"Ini namanya Sungai Cinta, Love River. Diberi nama seperti itu, karena suasana kalau malam di sini sangat romantis. Banyak anak muda yang pacaran di sungai ini. Mungkin itu sebabnya namanya Sungai Cinta," jelas Olivia, pemandu yang menemani saya waktu itu.

Inilah yang namanya Sungai Cinta di Taiwan (Wahyu/detikTravel)Foto: Inilah yang namanya Sungai Cinta di Taiwan (Wahyu/detikTravel)


Sungai Cinta ini memiliki panjang sekitar 12 Km, dan bermuara di Selat Taiwan. Sungai ini membelah Kota Kaohsiung, dari Distrik Renwu hingga berakhir di Pelabuhan Kaohsiung.

Sejarahnya, Sungai Cinta ini berfungsi sebagai kanal tempat kapal-kapal lewat pada masa pemerintahan Dinasti Qing. Sungai ini sangat penting sebagai jalur utama pengangkutan kayu yang berasal dari Asia Tenggara.

Hingga di tahun 1908, di bagian muara Sungai Cinta, dibangunlah Pelabuhan Kaohsiung. Jadilah Kaohsiung dikenal sebagai Kota Pelabuhan penting di Taiwan, sampai sekarang.

Sungai Cinta jadi saksi berkembangnya Kota Kaohsiung (Wahyu/detikTravel)Foto: Sungai Cinta jadi saksi berkembangnya Kota Kaohsiung (Wahyu/detikTravel)


Ceritanya, Sungai Cinta ini juga pernah mengalami pencemaran limbah yang cukup berat akibat aneka industri yang berkembang di sepanjang aliran sungai. Sungai Cinta pun tak seindah namanya, jadi bau, dan hitam pekat warna airnya.

Sampai akhirnya Pemerintah Taiwan memutuskan untuk merevitalisasi sungai ini di tahun 1979. Hasilnya seperti yang bisa kita lihat sekarang. Sungai Cinta jadi bersih, terbebas dari limbah, bau busuk, apalagi sampah.

Sungai Cinta sekarang jadi bersih, padahal dulu sangat tercemar (Wahyu/detikTravel)Foto: Sungai Cinta sekarang jadi bersih, padahal dulu sangat tercemar (Wahyu/detikTravel)


Mendengar cerita dari Olivia, saya langsung teringat dengan Sungai Ciliwung yang mengalir membelah Kota Jakarta. Seandainya Ciliwung ditata dan direvitalisasi seperti Sungai Cinta di Taiwan, bukan tidak mungkin Ciliwung akan jadi destinasi wisata asyik di ibukota.

Kini Sungai Cinta memang jadi destinasi wisata yang menarik minat kawula muda. Di sepanjang bantaran sungai ini, ada jalan lebar yang bisa digunakan untuk jogging dengan nyaman. Ada pula tempat parkir sepeda, shelter untuk duduk-duduk, sampai lampu penerangan.

Saat malam tiba, Sungai Cinta jadi makin cantik dengan hiasan pendaran lampu Kota Kaohsiung yang berwarna-warni. Traveler juga bisa menyusuri SUngai Cinta dengan menyewa perahu. Sayang waktu itu saya hanya mampir sebentar saja, dan cuma sempat untuk foto-foto. Mungkin di lain waktu saya akan kembali lagi ke sini.

Shelter untuk duduk-duduk traveler (Wahyu/detikTravel)Foto: Shelter untuk duduk-duduk traveler (Wahyu/detikTravel)
(wsw/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED