Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau


Selasa, 07 Feb 2017 16:10 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Satwa dari Berbagai Belahan Dunia Ada di Singapore Zoo!

Andhika Prasetia
Redaksi Travel
Foto: (Andhika Dwi/detikTravel)
Foto: (Andhika Dwi/detikTravel)
Singapura - Belum lengkap ke Singapura tanpa mampir ke Singapore Zoo. Traveler bisa melihat hewan-hewan dari berbagai negara di sana.

Jika berlibur ke Singapura, direkomendasikan mengunjungi Singapore Zoo. Kebun binatang yang dibuka pada tahun 1973 ini menggunakan program pemberian makan sebagai salah satu cara mendekatkan pengunjung dengan hewan.

detikTravel berkesempatan mengunjungi Singapore Zoo atas undangan dari Wildlife Reserves Singapore (WRS) pada hari Senin (6/2/2017) kemarin. WRS merupakan badan independen swadana di Singapura yang mengelola Singapore Zoo, Jurong Bird Park, Night Safari, dan River Safari.

Singapore Zoo berada di kawasan Upper Seletar Reservoir. Memiliki luas 26 hektar, Singapore Zoo menampung 2.800 ekor hewan dari 300 spesies, di mana 26 persen di antaranya terancam punah. Begitu masuk, Anda langsung disambut oleh dinosaurus. Eits, tenang saja, dinosaurus di Singapore Zoo ini hanya replika.

Berjumpa Aneka Satwa dari Berbagai Belahan Dunia di Singapore ZooFoto: (Andhika Dwi/detikTravel)
Pengunjung dapat mengisi tenaga terlebih dahulu dengan sarapan di restoran Ah Meng seharga SGD 35 (Rp 329 ribu) untuk dewasa dan SGD 25 untuk anak-anak (Rp 235 ribu). Saat makan, turis bisa berfoto bersama orangutan pada pukul 09.30-10.00 waktu setempat. Pengunjung baik tua maupun muda turut mengantre demi foto bareng orangutan.

Selama di sini, traveler bisa melihat kehidupan alam liar dari berbagai pelosok bumi. Mulai dari padang rumput Afrika tempat hidupnya singa, zebra, dan badak sampai babun hingga Australia dengan kanguru. Reptil asli Indonesia komodo juga ada di sini.

Pada jam-jam memberi makan, kita dapat ikut menyodorkan makanan yang disediakan petugas ke jerapah, badak, gajah, kura-kura raksasa, dan babun. Namun, kita cukup jadi penonton saat jam makan singa dan beruang kutub.

Berjumpa Aneka Satwa dari Berbagai Belahan Dunia di Singapore ZooFoto: (Andhika Dwi/detikTravel)
Kemudian kalau di Fragile Forest, traveler dapat melihat monyet saki hingga kelelawar. Selain itu, Anda dapat melihat serangga seperti kecoa Madagaskar hingga gambaran proses metamorfosis ulat menjadi kupu-kupu. Saat saya di lokasi, banyak anak-anak sekolah sedang studi tur dengan antusias keliling Fragile Forest. Cuaca terik siang itu tidak menyurutkan semangat mereka.

Saat ini, Singapore Zoo melangkah lebih jauh menjadi learning zoo atau kebun binatang pendidikan agar dapat maksimal menyampaikan pesan tentang konservasi. Tiket Singapore Zoo dijual seharga SGD 33 untuk dewasa (Rp 310 ribu) dan SGD 22 (Rp 207 ribu) untuk anak-anak usia 3 sampai 12 tahun.

Berjumpa Aneka Satwa dari Berbagai Belahan Dunia di Singapore ZooFoto: (Andhika Dwi/detikTravel)
Singapore Zoo buka setiap hari dari pukul 08.30-18.00 waktu setempat. Setiap tahunnya, kebun binatang ini dikunjungi sekitar 1,7 juta wisatawan. Pengunjung asal Indonesia sendiri ramai datang pada musim liburan.

"Biasanya mereka datang dengan keluarga, tapi ada juga yang perorangan. Turis asal Indonesia paling banyak datang pada bulan Juni saat libur sekolah dan Desember saat libur akhir tahun," ujar Manager Corporate Communication WRS, Natt Haniff saat memandu wartawan.

Sebenarnya, ada satu lagi atraksi baru di Singapore Zoo yaitu Zoo-rassic. Anda dapat melihat lebih dari 20 jenis dinosaurus, termasuk T-rex. Sayangnya, saya tidak sempat melihat pertunjukan Zoo-rassic lebih jauh. Wisatawan dapat melihat replika dinosaurus itu sejak 26 November 2016 hingga 31 Maret 2017.

Berjumpa Aneka Satwa dari Berbagai Belahan Dunia di Singapore ZooFoto: (Andhika Dwi/detikTravel)
(dkp/krn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED

Kata Siapa Bali Cuma Pantai?

Minggu, 28 Mei 2017 14:20 WIB

Bali tak cuma punya deretan pantai. Datanglah ke Taman Nasional Bali Barat dan naik ke atas menaranya, untuk melihat panorama indah.

Tak Mau Pulang dari Lailiang

Minggu, 28 Mei 2017 08:55 WIB

Pantai Lailiang di Sumba Barat, NTT memang sangat elok dipandang. Pantainya bersih, pasirnya putih dan benar-benar bikin tak mau pulang.