DetikTravel

Travel Highlight Travel Plan

Begini Cara Membuat Itinerary Perjalanan Liburan!

Sri Anindiati Nursastri - detikTravel - Kamis, 03/09/2015 15:41 WIB
Jakarta - Saat merencanakan perjalanan, itinerary sangat dibutuhkan demi lancarnya agenda traveling. Tapi, merancang itinerary jangan sampai sembarangan dan ala kadarnya. Berikut beberapa tips cara membuatnya.

Pada dasarnya, itinerary adalah daftar kegiatan serta estimasi bujet yang akan dikeluarkan saat perjalanan. Itinerary mencakup daftar destinasi, jadwal per hari, akomodasi, transportasi, sampai keperluan lain-lain seperti belanja oleh-oleh.

Travel blogger sekaligus alumni program detikcom Aku Cinta Indonesia (ACI) 2011, Farchan Noor Rachman, berbagi pengalamannya menyusun itinerary liburan. Menurut dia, ada sejumlah hal yang harus dipikirkan traveler.

Hal pertama yang harus diketahui tentu saja destinasi. Pilih destinasi Anda, kemudian tentukan berapa lama Anda akan mengunjungi destinasi tersebut. Bisa hanya 1 kota, beberapa kota, atau bahkan lintas negara.

Usai menentukan lamanya perjalanan, cari informasi destinasi apa saja yang menarik. Saring berbagai destinasi tersebut, susunlah daftar tempat yang akan dikunjungi. Jangan lupa, cocokkan destinasi dengan jam buka/tutupnya. Pastikan destinasi ini bisa dikunjungi dengan urut, atau mobilitas angkutan umumnya jelas dari satu tempat ke tempat lain,

Kemudian, transportasi dari dan ke destinasi tersebut. Bisa naik pesawat, atau transportasi darat dan laut. Ini untuk memastikan tiket pesawat atau transportasi lainnya tersedia pada tanggal yang diinginkan.

Selanjutnya, tentukan akomodasi. Jangan lupa cari beberapa tempat untuk mencicipi kuliner setempat, sekaligus menentukan tempat untuk makan siang atau makan malam. Baik hotel maupun hostel, biasanya menyediakan sarapan. Satu hal yang penting dalam membuat itinerary adalah, estimasikan pengeluaran Anda sesuai standar hidup di destinasi tersebut.

"Jadi saya tidak pernah mematok harus bawa duit berapa untuk destinasi tertentu, karena pengeluaran pun akan fleksibel," tutur Farchan kepada detikTravel, Kamis (3/9/2015).

Bujet traveling juga ada baiknya dimasukkan ke dalam itinerary. Jangan hanya hitung berdasarkan kebutuhan, tapi juga berdasarkan bujet yang ada.

"Setiap destinasi saya tidak mematok akan habis berapa, tapi pegang uang berapa," tambah Farchan.

Dari kombinasi informasi itu. Kita bisa menyusun itinerary yang sempurna. Hari pertama datang naik apa, menginap dimana, pergi kemana dan makan dimana. Hari kedua pergi kemana, naik apa, makan dimana, dan seterusnya hingga akhir liburan. Semakin detil semakin bagus, misalnya dengan keterangan jam dan jumlah uang yang akan dikeluarkan.

Begitu jadi, simpanlah itinerary dalam bentuk hard copy dan soft copy. Nanti begitu tiba waktunya traveling, simpan baik-baik itinerary dalam bentuk hard copy, dan bawa ke manapun Anda pergi. Ini sangat berguna ketika Anda traveling ke luar negeri. Ingat, tak semua tempat punya WiFi dan baterai ponsel Anda bisa saja habis!

(sst/sst)
Baca Juga
Foto Terkait

Redaksi: redaksi[at]detik.travel
Moderator: admin[at]detik.travel
Media Partner: promosi[at]detik.com 
Iklan: sales[at]detik.com
 
Twitter Detik Travel
Follow us on @detiktravel
Email To Detik Travel

Contact Us

redaksi[at]detik.travel
admin[at]detik.travel
sales[at]detik.com