DetikTravel

Momen Langka, Melihat Lumba-lumba Beraksi di Wakatobi

Melissa Bonauli - detikTravel - Selasa, 08/11/2016 07:50 WIB
Wangi-wangi - Wakatobi seperti tak kehabisan atraksi wisata laut. Ada atraksi lumba-lumba di pagi hari yang pantang untuk dilewatkan di Pulau Wangi-wangi.

Berwisata ke Wakatobi tak lengkap rasanya tanpa melihat atraksi lumba-lumba. Kami rombongan ekowisata Synthesis-WWF pun tidak melewatkan kesempatan ini.

Untuk melihat atraksi lumba-lumba, kami berangkat pukul 06.00 WITA. Jika traveler ingin melihat atraksi ini, bisa datang ke Pelabuhan Sombu, Wangi-wangi, kemudian naik kapal menuju Perairan Kapota.

Perlengkapan seperti life jacket atau pelampung sudah disediakan oleh pihak tur. Kami hanya tinggal duduk manis menonton atraksi lumba-lumba.

Peserta tur dibawa sejauh 2 km dari pantai untuk menyaksikan atraksi ini. Tak menunggu lama, lumba-lumba pun muncul bergantian ke permukaan.

Kapal kami berputar terus mengikuti lumba-lumba. Sambil bertepuk tangan, kami terus siaga dengan kamera. Menunggu lumba-lumba ternyata harus sabar lho!

Lumba-lumba bergantian untuk muncul ke permukaan (Bonauli/detikTravel)Foto: Lumba-lumba bergantian untuk muncul ke permukaan (Bonauli/detikTravel)


Saat ada lumba-lumba yang muncul, kami saling berteriak untuk memberitahu supaya direkam atau potret. Kepala terus menengok ke kanan dan kiri, mengawasi gerak lumba-lumba yang muncul ke permukaan. Seru sekali!

Sayang, karena kami datang agak siang sudah banyak nelayan yang melaut di situ. Rombongan lumba-lumba hanya sesekali muncul dan beratraksi.

"Biasanya kalau tidak banyak kapal, mereka sampai lompat-lompat," kata Derdi, tur guide wisata lumba-lumba, Selasa (8/11/2016).

Takut terbentur dengan kapal nelayan, lumba-lumba hanya berenang di permukaan laut, tidak sampai melompat. Pengalaman ini menjadi pelajaran untuk traveler yang ingin menonton atraksi ini agar tidak kesiangan.

Traveler yang ingin menonton atraksi lumba-lumba, diharapkan untuk datang pukul 05.00 WITA. Karena pertunjukkan ini hanya berlangsung paling lama selama 2 jam.

Untuk satu kali perjalanan, traveler bisa membayar sekitar Rp 750.000 untuk satu kapal. Kapal bisa diisi sampai 8 penumpang belum termasuk driver kapal dan pemandu.

Sambil menonton lumba-lumba, traveler bisa sekaligus menyaksikan matahari terbit dari Perairan Kapota.
 Peserta tur wisata lumba-lumba mengenakan life jacket untuk keselamatan (Bonauli/detikTravel)Foto: Peserta tur wisata lumba-lumba mengenakan life jacket untuk keselamatan (Bonauli/detikTravel)
(wsw/wsw)
Baca Juga
Foto Terkait

Redaksi: redaksi[at]detik.travel
Moderator: admin[at]detik.travel
Media Partner: promosi[at]detik.com 
Iklan: sales[at]detik.com
Most
Popular
 
Twitter Detik Travel
Follow us on @detiktravel
Email To Detik Travel

Contact Us

redaksi[at]detik.travel
admin[at]detik.travel
sales[at]detik.com