DetikTravel

Pesona Negeri Raja Salman

Melihat Percetakan Al Quran Terbesar di Dunia

Bona - detikTravel - Kamis, 02/03/2017 15:55 WIB
Madinah - Negeri Raja Salman memang punya segudang pesona. Selain menjadi kota penting bagi umat muslim, Madinah juga jadi lokasi percetakan Al Quran terbesar di dunia.

Sebagai salah satu kota suci bagi umat Islam, Madinah jadi tujuan ibadah haji dan umrah. Saat berkunjung ke kota ini, sempatkan ke pusat percetakan Al Quran yang disebut-sebut terbesar sedunia.

Dikumpulkan detikTravel dari berbagai sumber, Kamis (2/3/2017), Majma Malik Fahd Li Thibaah Mushaf Syarif adalah nama percetakan Al Quran terbesar di dunia. Percetakan ini terletak di jalan menuju Kota Tabuk, sekitar 10 km dari Madinah. Kompleks Percetakan Al Quran ini sudah berdiri sejak tahun 1405 H (1984 M) di tanah seluas 25 hektar.

Inilah tempat traveler berwisata sekaligus menambah ilmu dan wawasan tentang sejarah perkembangan Al Quran. Di dalam komplek percetakan yang sangat luas ini, terdapat juga juga sejumlah fasilitas lainnya seperti bangunan kantor utama, rumah sakit, gudang, kantin, rumah tinggal karyawan, toko, dan masjid.
 Lembar kertas yang akan dijilid menjadi kitab Al Quran (Merza Gamal/d'Traveler) Lembar kertas yang akan dijilid menjadi kitab Al Quran (Merza Gamal/d'Traveler)
Gedung percetakan itu sendiri berbentuk seperti gudang. Di dalamnya terdapat mesin cetak berukuran besar dalam jumlah banyak, serta mesin pemotong kertas. Di lantai dasar, traveler akan melihat lembaran bakal Al Quran yang sudah dicetak, tapi belum dipotong dengan ketinggian mencapai tiga hingga empat meter!

Menurut petugas, naskah yang disiapkan ditulis tangan oleh para ulama ahli Al Quran. Dalam perkembangannya kemudian, percetakan ini juga melakukan diversifikasi produk berupa kaset Al Quran serta kepingan CD. Percetakan juga mencetak Al Quran terjemahan dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Indonesia.

Jamaah laki-laki bisa langsung masuk ke areal percetakan, sedangkan jamaah perempuan hanya boleh masuk ke showroom yang menjual Al Quran di bagian depan percetakan. Di showroom dipamerkan beberapa jenis Al Quran, antara lain edisi lux seharga 200 Riyal (Rp 700.000).
 Suasana di dalam percetakan Al Quran (Merza Gamal/dTraveler) Suasana di dalam percetakan Al Quran (Merza Gamal/dTraveler)


Selesai melihat proses percetakan Al Quran, traveler akan memperoleh kenang-kenangan sebuah Al Quran secara gratis. Anda juga dapat mengajukan permohonan untuk memperoleh Al Quran itu secara gratis dengan syarat untuk diwakafkan ke masjid.

Ajukan surat permohonan dalam bahasa Arab, dilengkapi dengan stempel resmi masjid yang akan menerima, dikirim ke kantor di Masjid Nabawi pintu 18 dengan alamat PO Box 6262 Madinah Al Munawarrah, Kerajaan Arab Saudi. Bila disetujui, pemohon akan mendapatkan dua dus berisi 50 Al Quran.

Percetakan ini dibuka untuk umum mulai pukul 08.00 hingga pukul 12.00 waktu setempat, kecuali pada hari libur Arab Saudi yakni Jumat dan Sabtu. Jangan lupa mampir saat mengunjungi Madinah ya.

Tumpukan Al Quran di sebuah rak Masjidil Haram (Merza Gamal/dTraveler)Tumpukan Al Quran di sebuah rak Masjidil Haram (Merza Gamal/dTraveler)
(bnl/krn)
Baca Juga
Foto Terkait

Redaksi: redaksi[at]detik.travel
Moderator: admin[at]detik.travel
Media Partner: promosi[at]detik.com 
Iklan: sales[at]detik.com
Most
Popular
 
Twitter Detik Travel
Follow us on @detiktravel
Email To Detik Travel

Contact Us

redaksi[at]detik.travel
admin[at]detik.travel
sales[at]detik.com