DetikTravel

Outfit of The Day Liburan

Intip Gaya Para Hijabers Cantik yang Hobi Naik Gunung

Kurnia Yustiana - detikTravel - Kamis, 16/03/2017 17:50 WIB
Jakarta - Hijabers cantik banyak yang hobi naik gunung. Tak sedikit pula yang tetap tampil stylish saat sedang berjuang menuju ke puncak gunung.

Siska Kusmayanti (24) misalnya, wanita berhijab kelahiran Cianjur yang kini tinggal di Bandung, berbagi cerita dengan detikTravel, Kamis (16/3/2017), mengenai hobi naik gunung dan bagaimana menjaga penampilan stylish namun tetap aman buat mendaki.

Wanita yang akrab disapa Chika ini cukup populer di Instagram dengan akun @siska_kusmayanti. Followers-nya kini telah mencapai 145 ribu. Kebanyakan Chika mengunggah foto dirinya saat mendaki gunung. Ia sudah jatuh cinta dengan aktivitas naik gunung sejak sekitar tahun 2014.

"Pertama kali naik gunung 2014, Gunung Lawu Jawa Tengah. Ternyata naik gunung bikin nagih," kata Chika.

Saat mendaki, Chika memilih mengenakan kerudung yang bahannya tak mudah kusut. Untuk modelnya pun tidak yang ribet. Yang penting simpel dan nyaman dikenakan ketika menanjak medan yang tak mudah menuju puncak gunung.

(siska_kusmayanti/Instagram)(siska_kusmayanti/Instagram)
"Aku biasanya jilbabnya kalau mendaki gunung yang simple. Jilbabnya yang nggak mudah kusut, pakai jarum langsung taliin ke belakang," tutur wanita kelahiran tahun 1992 ini.

Kemudian untuk warnanya disesuaikan dengan baju atau celana. Kalau tak mau bawa banyak namun tetap banyak pilihan motif atau warna buat foto-foto, Chika pun punya triknya.

(siska_kusmayanti/Instagram)(siska_kusmayanti/Instagram)
"Kalau nggak mau banyak bawa kerudung, ada yang bisa bolak-balik motif beda, satu kerudung bisa dua motif. Jadi kalau pas difoto nggak satu motif doang di satu gunung itu," jelas Chika.

Kemudian untuk jaket, tak selalu warnanya harus match. Karena memang tak dipakai setiap saat. Ketika berfoto jaket bisa sementara dilepas, tergantung keinginan traveler.

Untuk pelengkap, tentu ada aksesoris yang bisa dibawa. Seperti topi, slayer, hingga buff. Menurut Chika, buff kebanyakan dikenakan pendaki yang tidak berhijab, tapi buat yang berhijab juga tetap bisa memakainya.

"Mungkin buff bukan dipakai kepala tapi di leher, berfungsi juga sebagai masker. Kalau gunung yang bayak debu si buff bisa jadi masker, bisa dipakai di tangan," jelas Chika.

(siska_kusmayanti/Instagram)(siska_kusmayanti/Instagram)
Tak ketinggalan pula makeup-nya. Saat naik gunung makeup juga tetap dibutuhkan untuk tampil cantik dan kece saat foto-foto. Namun memang peralatan makeup tak harus lengkap seperti hari biasa.

"Kalau mendaki gunung berias sewajarnya. Aku biasanya pakai foundation, pelembab, bedak, lipstik yang natural, lip balm juga biar nggak kering. Kalau bisa pakai sunblock yang SPF 30, sunblock itu penting," pungkasnya.

Satu lagi saran Chika, kalau penampilan sudah oke, jangan lupa pilih latar foto yang bagus agar hasilnya lebih maksimal. Tentunya banyak spot cantik di gunung yang bisa dipilih.

(restipramandani/Instagram)(restipramandani/Instagram)
Selain Chika, ada lagi hijabers yang doyan mendaki gunung dan banyak mengunggah foto-foto kece saat naik gunung ke Instagram. Namanya Resti Fitria Pramandani (25). Kini followersnya telah mencapai lebih dari 65 ribu.

Resti pertama kali naik gunung pada 2015 lalu ke Gunung Prau. Setelahnya, hampir setiap bulan ia mendaki, seperti Gunung Sindoro, Ciremai hingga Semeru. Saat naik gunung ia lebih memilih untuk memakai pakaian berlapis, misalnya kaos ditambah kemeja untuk luarannya.

"Baju aku biasanya bukan cuma 1 kaos. Biasanya pakai kaos pendek terus pake flanel panjang. Biasanya juga kaos pendek didobel manset gitu. Bahannya yang katun," kata Resti.

Untuk kerudungnya ia memilih mengenakan pashmina berbahan katun. Senada dengan Chika, Resti biasanya memadu padankan warna kerudung dengan baju atau celana.

(restipramandani/Instagram)(restipramandani/Instagram)
"Kalau kerudung aku pakai satu bahan pashima katun. Walaupun gerak seapapun tetap diem di muka, nggak gampang bikin berantakan. Aku lebih seneng warna gelap. Kalau gelap bisa masuk ke mana aja," tuturnya.

Kemudian Resti terkadang membawa topi, masker serta kacamata. "Topi iya kadang-kadang apalagi kalau musim panas, sama masker. Kalau kacamata buat gaya-gayaan sih. Kayak gelang juga tetep pake," ucap wanita asal Purwokerto ini.

Makeup juga tak ketinggalan, namuan sederhana saja. Yang sering ia pakai adalah bedak dan lipstik. Untuk melindungi wajah, tak lupa pula mengenakan sunblock.

"Aku biasanya cuma pakai sunblock sama bedak, sama lipstik. Lipstik wajib, tapi jangan warna mencolok, yang soft-soft aja," tuturnya.

Nah, traveler yang mau melihat inspirasi gaya outfit of the day alias OOTD saat naik gunung ala Resti, bisa meluncur ke Instagramnya @restipramandani.

(restipramandani/Instagram)(restipramandani/Instagram)
(rdy/fay)
Baca Juga
Foto Terkait

Redaksi: redaksi[at]detik.travel
Moderator: admin[at]detik.travel
Media Partner: promosi[at]detik.com 
Iklan: sales[at]detik.com
 
Must Read close
Twitter Detik Travel
Follow us on @detiktravel
Email To Detik Travel

Contact Us

redaksi[at]detik.travel
admin[at]detik.travel
sales[at]detik.com