Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 16 Apr 2017 17:15 WIB

TRAVEL NEWS

Pengelola Borobudur Kembangkan Desa Wisata di Sekitar Candi

Johanes Randy Prakoso
Redaksi Travel
Foto: Balai Desa Candirejo (Randy/detikTravel)
Foto: Balai Desa Candirejo (Randy/detikTravel)
Magelang - Selama ini Borobudur menjadi pusat perhatian utama wisatawan di Magelang. Untuk alternatif wisata, tengah disiapkan desa wisata di sekitar area candi.

"Dari pihak pengelola Taman Wisata Candi Borobudur kita tengah mengembangkan destinasi pendukung di desa-desa sekitar Borobudur, dari 20 yang belum ada tiga, Margogondo, terus Giripurno, sama Sambeng," ujar Kepala Divisi Layanan Borobudur, Suhartanto pada detikTravel di lokasi, Sabtu sore (15/4/2017).

Diungkapkan oleh Suhartanto, ada sekitar 20 desa wisata yang tengah digarap termasuk tiga desa yang baru akan dipersiapkan. Menariknya, wisatawan bisa mencoba berbagai kegiatan menarik seperti keliling desa naik dokar hingga mencoba hidup seperti warga lokal. Ada banyak kegiatan yang bisa dicoba.

"Di desa wisata itu kita bisa menikmati kehidupan masyarakat pedesaan, kita bisa berinteraksi, membajak sawah dengan kerbau, kita bisa memanen padi, memetik buah menangkap ikan, kita juga bisa belajar membuat kerajinan," jelas Suhartanto.

Secara partisipasi, pihak Taman Wisata Candi Borobudur juga memberi bantuan berupa pembangunan homestay hingga pelatihan keterampilan untuk masyarakat. Tujuannya agar masyarakat sekitar lebih siap untuk menjamu wisatawan dengan sebaik-baiknya.

"Kita memberikan bantuan-bantuan ke tiap desa, 20 homestay buat pengembangan wisata, pelatihan peningkatan keterampilan, dalam bentuk bantuan modal, pengembangan potensi desa kerjasama sama dinas," tambah Suhartanto.

Namun dari sekian banyak desa wisata di sekitar Borobudur, Desa Candirejo merupakan yang paling maju. Selain menjadi desa wisata pertama di area Borobudur, ada banyak pilihan kegiatan yang bisa dilakukan di Desa Candisari.

"Kalau yang paling populer Candirejo, di sana itu istilahnya yang pertama kali desa wisata muncul dengan wisata desanya dan tour the vilage,melihat kondisi masyarakat di desa," ujar Suhartanto.

Bagi traveler yang mencari alternatif wisata saat berkunjung ke Borobudur, tentu bisa mencoba paket desa wisata yang ada. Caranya dengan memesan paketnya dari pemandu wisata lokal atau datang langsung ke balai desa bersangkutan.

"Arah kita untuk perkembangan ekonomi dan desa, kita ingin ada penyebaran, jadi Borobudur tidak hanya candi, tapi seluruh kecamatan bisa hidup," tutup Suhartanto. (rdy/aff)
BERITA TERKAIT
Load Komentar ...
NEWS FEED