Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 10 Jul 2012 14:59 WIB

TRAVEL NEWS

Keren! Perahu Khas Mandar Unjuk Gigi di Prancis

Redaksi Travel
Perahu layar (dok. Farid Maupa/detikTravel)
Perahu layar (dok. Farid Maupa/detikTravel)
Majene - Tanggal 18 Juli 2012 nanti, Festival Maritim Perahu Layar Sedunia akan digelar di Kota Brest, Prancis. Kerennya, Perahu Sandeq, perahu tradisional suku Mandar di Sulawesi Barat akan ikut unjuk gigi dalam festival ini. Wow!

Sebuah festival maritim sedunia akan digelar di Kota Brest Prancis. Sekitar 15 ribu pelaut tangguh, dan ribuan perahu layar serta 300 orang lebih wartawan sedunia akan ikut dalam ajang bergengsi ini, tak ketinggalan para pelaut Indonesia asal Sulawesi Barat.

Sebanyak 12 nelayan Mandar, Sulawesi Barat diundang ke festival maritim yang akan diselenggarakan pada 13-19 Juli 2012 mendatang. Yang membanggakan, para pelaut tersebut menjadi satu-satunya wakil Asia di event tersebut. Keikutsertaan ini menunjukkan ketangguhan pelaut Indonesia mendapatkan pengakuan dunia.

Para pelaut ini akan melayarkan perahu tradisional Mandar, yakni perahu Sandeq, bersama ribuan perahu layar lainnya dari berbagai belahan dunia. Perahu Sandeq adalah perahu tradisional suku Mandar, Sulawesi Barat.

Secara bahasa, Sandeq dapat diartikan tajam karena bentuknya lancip atau runcing. Perahu ini memiliki panjang lambung sekitar 7 sampai 11 meter dan lebar 60 sampai 80 cm, dan di samping kiri dan kanannya dipasang cadik yang terbuat dari bambu sebagai penyeimbang.

Dilihat secara sekilas, perahu ini terkesan rapuh dan mudah rusak ketika mengarungi ombak. Tetapi, di balik itu semua tersimpan kekuatan yang luar biasa. Tercatat pada masa lampau, perahu
tersebut mampu berlayar mengarungi beberapa pulau di Nusantara bahkan mampu berlayar sampai ke Madagaskar.

Kordinator rombongan tim, Muhammad Ridwan Alimuddin menjelaskan, selain akan berparade di perairan Kota Brest, sebanyak 3 perahu Sandeq juga akan ikut kontes lomba perahu layar tercepat di dunia.

Data yang diperoleh, selain Indonesia, negara lain selama ini dikenal kuat budaya maritimnya juga akan tampil di festival perahu layar ini. Negara tersebut antara lain Norwegia, Rusia, Maroko serta Meksiko.

"Lomba akan digelar tanggal 18 Juli 2012, Sandeq akan berlomba di Samudera Atlantik dengan perahu layar dari berbagai negara," kata Ridwan Alimuddin yang juga peneliti budaya maritim, Selasa (1/7/2012).

Menurut Horst H Liebner, peneliti perahu asal Jerman, Sandeq merupakan perahu tradisional tercepat yang pernah ada di Austronesia. Selain itu, Sandeq juga dikenal memiliki ketangguhan dalam menghadapi angin dan gelombang saat mengarungi laut lepas.

Di Festival Brest, Prancis pekan depan itu, tiga perahu Sandeq akan berparade dan berlomba di festival maritim 4 tahunan itu masing-masing bernama Sandeq "Sa’be Mandar", "Sinar Losari", dan Sandeq "Cahaya Asad".

"Kepercayaan panitia mengundang Perahu Sandeq tentu menjadi membanggakan para para pelaut tanah air terutama di Sulawesi Barat. Ini pengakuan akan kuatnya budaya bahari kita," ungkap Ridwan.

Hari ini, Selasa petang (10/07/2012), 12 pelaut Mandar bersama Ridwan akan berangkat ke Prancis, sedang 3 perahu layar Sandeq sudah berada di Kota Brest setelah dikirim menggunakan kontainer.




(ptr/shf)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED