Seperti yang dilakukan oleh Sahid Holiday. Agen wisata yang satu ini memang mengoperasikan paket wisata ke Mesir, Turki dan sekitarnya. Namun karena mengetahui keadaan yang sedang tidak stabil, mereka menawarkan beberapa opsi destinasi.
"Daripada membahayakan wisatawan, kami memberikan beberapa alternatif destinasi wisata lainnya," ujar Sales & Marketing Manager Sahid Holiday, Sahlan Toro kepada detikTravel, Kamis (11/7/21013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bisa saja Anda yang memilih mau mengganti negara ke mana, atau bisa juga kami yang mencarikan alternatif," lanjut Sahlan.
Sejauh ini, para peserta tur tidak masalah dengan perubahan itinerary ini. Lagipula, menurut Sahlan, tidak ada yang ingin membahayakan nyawanya dengan memaksa liburan ke Mesir.
"Mereka nggak masalah kok diganti," ujar Sahlan.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong