"Sangat berbahaya. Pengunjung itu kan berbeda-beda kemampuan fisiknya. Bagaimana coba kalau ada yang sesak nafas, sementara di dalam gua penuh orang?" tutur Arif Sulistyo, salah satu operator wisata Goa Pindul sekaligus admin akun @GoaPindul_GK saat dihubungi detikTravel, Senin (4/11/2013).
Goa Pindul sudah overload, terutama saat akhir pekan. Hal itu ditunjukkan oleh foto yang diambil Arif Sulistyo tepat Minggu (3/11) siang. Kapasitas gua itu hanya 200 orang per hari, namun sekarang bisa mencapai 2.500 orang per hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal serupa juga dikemukakan oleh Presiden Hikespi (Himpunan Kegiatan Speleologi Indonesia) Cahyo Alkantana. Menurutnya, pengunjung yang membludak harus dibarengi dengan rescue management dari operator wisata setempat.
"Misal kalau air mendadak masuk, misal banjir bandang. Harus ada perhitungan bagaimana aksesnya, evakuasinya dari mana, selama apa," tutur Cahyo saat dihubungi detikTravel.
Goa Pindul adalah salah satu lokasi cave tubing paling terkenal di Indonesia. Berlokasi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, wisatawan bisa masuk Goa Pindul dengan membayar Rp 30.000 per kepala.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Parah Banget! Turis Thailand Jadi Korban Maling di Bromo, 7 Koper Hilang
Investor Serbu Gunungkidul, GKR Mangkubumi: Kita Adalah Jogja, Bukan Bali
Tragedi Papua, Penerbang Senior Angkat Bicara soal Risiko Terbang di Daerah Rawan