Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 29 Jan 2015 10:25 WIB

TRAVEL NEWS

Dalam Adu Promosi Wisata, Kenapa Kemenpar Yakin Cara Digital?

Afif Farhan
detikTravel
Hermawan Kartajaya (Herianto/detikTravel)
Hermawan Kartajaya (Herianto/detikTravel)
Jakarta - Dalam 100 hari kerja Kementerian Pariwisata, mereka memilih promosi digital untuk bersaing melawan negara tetangga yang juga agresif dalam promosi wisatanya. Kemenpar begitu yakin dengan pilihannya karena sejumlah alasan.

"Jika soal perbaikan infrastruktur adalah rencana jangka panjang, maka promosi digital itu bisa dibilang rencana jangka pendek. Kini siapa sih orang yang tidak kenal internet?" ujar pakar pemasaran Hermawan Kartajaya kepada detikTravel, di The Ritz-Carlton Jakarta, Jl DR Ide Anak Agung Gde Agung, Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (28/1/2015) malam.

Hermawan memberikan contoh, Kemenpar sudah merancang soal TV Digital yang akan menampilkan informasi, budaya dan video-video destinasi seputar pariwisata Indonesia. Namanya adalah Wonderful Indonesia TV, yang bisa diakses oleh traveler dunia.

"Nantinya pasti disiapkan portal dan kontel yang lebih detil. Intinya begini, orang kalau mau serach Indonesia di internet jadi lebih mudah tahu," kata pria yang juga menjabar sebagai CEO MarkPlus Center Tourism and Hospitality ini.

Kemudian lanjutnya, promosi wisata lewat digital dinilai lebih hemat biaya dan lebih mudah. Bukan apa-apa, karena kegiatan-kegiatan online lebih efektif daripada offline.

"Dengan mengadakan acara visit atau sales trip itu jauh lebih mahal. Promowi wisata lewat digital akan lebih murah dan mudah," tegas Hermawan.

Beberapa strategi promosi lewat digital yang akan dicanangkan Kemenpar seperti acara-acara kumpul dan penghargaan untuk travel blogger. Mereka pun bisa dibilang sebagai duta wisata karena dengan senang hati menuliskan informasi mengenai segala hal tentang pariwisata Nusantara.

(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED