Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 17 Feb 2016 17:05 WIB

TRAVEL NEWS

Kisah Penumpang AirAsia Malaysia yang 2 Hari Terlantar di Bali

Faela Shafa
Redaksi Travel
(AFP)
(AFP)
Bali - Penumpang pesawat AirAsia Malaysia tujuan Kuala Lumpur-Queensland terpaksa terdampar di Bali selama 2 hari. Begini kisahnya!

AirAsia Malaysia dengan nomor penerbangan D7206 direncanakan berangkat dari Kuala Lumpur ke Coolangatta, Queensland pada Senin (15/2) kemarin. Tidak ada jadwal untuk mendarat di Bandara Ngurah Rai, Bali.

Namun karena ada salah satu penumpang yang sakit sampai muntah darah, demikian diberitakan 9 News, akhirnya pesawat terpaksa mendarat darurat di Bali. Setelah prosedur keselamatan dilakukan, pesawat pun berangkat ke Queensland untuk melanjutkan perjalanan.

Namun sayangnya, baru terbang selama beberapa lama, pesawat D7206 terpaksa kembali lagi ke Bandara Ngurah Rai karena ada yang muntah darah lagi. Di sinilah mimpi buruk para penumpang AirAsia yang dioperasikan oleh AirAsia Malaysia itu dimulai.

Banyak media memberitakan, mulai dari media Australia seperti News Australia, hingga media Inggris seperti Dailymail. Di Dailymail, diberitakan bagaimana banyak penumpang yang terlantar.

Pada saat masalah penumpang yang muntah darah sudah selesai, masalah datang dari sang pilot. Para pilotnya tidak bisa melanjutkan penerbangan karena sudah lewat dari jam kerja maksimal mereka.

Alhasil para penumpang mau tak mau harus 'ikut' istirahat sampai waktunya sang pilot kembali bekerja. Pihak maskapai mengatakan bahwa mereka memberikan fasilitas kamar hotel dan voucher makan untuk para penumpang yang terlantar.

Tapi tampaknya tidak banyak yang tahu fasilitas itu ada. Seperti diberitakan di 9 News, di mana terlihat foto-foto penumpang yang tidur di atas karpet bandara. Yang membuat para penumpang ini kecewa dan kesal adalah petugas AirAsia di bandara yang dianggap tidak memperdulikan nasib mereka yang terlantar.

Tidak ada pengumuman berkala, sehingga mereka kebingungan selama menunggu di sana. Voucher makan diberikan sekitar Rp 100 ribu per lembar. Dalam foto pun terlihat selimut merah yang dibagikan dari maskapai tersebut.

Ketika tiba saatnya pilot kembali bekerja, masalah ternyata belum beres. Karena pihak maskapai tidak bisa menemukan beberapa penumpang yang hilang.

Pada kenyataannya, para penumpang ini sudah memesan penerbangan lain dan pulang duluan. Namun peraturan di Indonesia mengharuskan isi penumpang saat datang dan pulang haruslah sama. Karena mereka tidak memiliki jadwal menurunkan penumpang di sini.

Penumpang yang sudah lelah dan kesal terpaksa harus menunggu petugas di bandara menyelesaikan masalah ini. Akhirnya, dari rilis yang dikeluarkan AirAsia, siang ini pesawat D7206 pun berhasil terbang keluar Bali dan menuju Queensland.



(shf/fay)
BERITA TERKAIT
Load Komentar ...
NEWS FEED