Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 09 Apr 2016 12:16 WIB

TRAVEL NEWS

Pameran Foto 'Dollyferent' di Arena BulakFest2016 Dipadati Pengunjung

Budi Sugiharto
detikTravel
Suasana pameran foto di BulakFest 2016 (Budi Sugiharto/detikTravel)
Suasana pameran foto di BulakFest 2016 (Budi Sugiharto/detikTravel)
Surabaya - Akhir pekan ke Surabaya, traveler bisa mampir ke BulakFest2016. Di sana sedang digelar pameran foto bertajuk Dollyferent yang diserbu oleh para pengunjung.

Mewarnai kegiatan BulakFest2016 di Sentra Ikan Bulak (SIb), Himpunan Mahasiswa Penggemar Fotografi (HIMMARFI) menggelar pameran foto. Dua tema sekaligus disuguhkan di event yang digelar Kecamatan Bulak yang bekerjasama dengan Komunitas #bicaraSurabaya.

Tema pertama, para mahasiswa itu merekam aktivitas di eka Lokalisasi Dolly yang saat ini telah menjadi kampung wisata. Tema yang diambil adalah 'Dollyferent'. Sebanyak 45 karya foto menceritakan tentang kebangkitan warga eks lokalisasi yang selama ini tergantung dengan denyut lokalisasi.

"Kami ingin menceritakan sedikit kisah kehiduoan di eks Dolly. Ada perubahan yang dulunya lembah hitam dan sekarang warganya bisa berkarya," kata Ketua Umum HIMMARFI Ainun Arif kepada wartawan di lokasi, Sabtu (9/4/2016).

Sekitar 12 anggota HIMMARFI setelah blusukan berharsil merekam aktivitas warga yang membuat kerajinan sepatu maupun kerupuk samiler. Tak hanya kegiatan ekonomi yang direkam, namun aktivitas anak-anak yang sudah merasa nyaman dan tenang dengan bisa belajar bersama pun tergambarkan.

Misalnya jepretan Pandu Pratama yang berhasil menyugukan rekaman beberapa anak-anak yang diajari menari oleh seorang aktivis kesenian di eks Dolly.

Camat Sawahan M Yunus yang hadir menyaksikan pameran foto 'Dollyferent' mengaku cukup bangga dengan para mahasiswa yang secara mandiri memamerkan aktivitas Dolly yang sudah menjadi lebih baik melalui fotografi.

"Saya bangga, mereka merekam dengan hati. Perubahan secara perlahan tapi pasti telah diabadikan meski itu belum mencakup semuanya. Tapi pameran ini harus diapresiasi," katanya.

Ia juga memuji panitia #BulakFest2016 yang telah memberikan ruang untuk pameran foto perubahan Dolly setelah ditutup oleh Wali Kota Tri Rismaharini.

"Pengunjung #BulakFest2016 yang cukup banyak ini bisa melihat bahwa warga eks lokalisasi Dolly telah berdaya dengan berkreasi. Ini ajang yang tepat untuk kami semakin kerja keras mmeberdayakan warga eks lokalisasi," katanya.

Selain pamerah foto 'Dollyferent', penggiat fotografi dari kampus Stikosa-AWS ini juga menyuguhkan 50 karya fotografi yang mengambil cerita tentang kampung nelayan Bulak.

"Temanya adalah Sunrise Of Bulak. Sunrise dibidik dari pesisir Bulak cukup menawan lho, silahkan dibuktikan sendiri. Begitupula aktivitas nelayan cukup eksotis. Kearifan lokal dipadu dengan landscape yang uar biasa," kata Shaffira Dwiyoto, Ketua Panitia PAmeran Foto 'Sunrise of Bulak' dan 'Dollyferent'.

Pameran foto yang digelar di lantai dasar Sentra Ikan Bulak ini berlangsung 9-10 April 2016. #BulakFest2016 digelar komunitas Bicara Surabaya dengan Kecamatan Bulak untuk mendorong wisatawan datang ke kampung nelayan di Bulak.

(ugik/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED

14 Kapal Pesiar Terbaik 2018

Jumat, 14 Des 2018 07:50 WIB

Wisata naik kapal pesiar, makin sering dilakukan wisatawan. Inilah daftar kapal pesiar terbaik 2018 versi Cruise Critic Editors' Picks Awards.