Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 11 Apr 2017 17:30 WIB

TRAVEL NEWS

Pemkab Wakatobi Terus Bangun Infrastruktur Demi Pariwisata

Mukhlis Dinillah
Redaksi Travel
Foto: Mukhlis Dinillah
Foto: Mukhlis Dinillah
Wakatobi - Nama Wakatobi kian populer sebagai destinasi prioritas yang berfokus pada wisata bahari. Demi pariwisata, pembangunan infrastruktur pun terus dilakukan.

Saat ini siapa yang tidak mengenal Wakatobi? Salah satu kabupaten di wilayah Sulawesi Tenggara ini menjadi kawasan wisata bahari prioritas di Indonesia. Surga bawah laut yang dimiliki Wakatobi sangat diminati oleh wisatawan.

Namun sayang, meski sudah ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata sebagai 10 kawasan wisata prioritas, aksesibiltas dan infrastruktur di Wakatobi belum memadai. Sehingga, kondisi ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah.

Untuk mewujudkan pengembangan wisata di Wakatobi, pemerintah akan lebih dulu mengupayakan penambahan runway di Bandara Matahora. Langkah itu dilakukan untuk memfasilitasi pesawat berumkuran lebih besar bisa mendarat di bandara tersebut.

"Untuk pengembangan memang kami menginginkan adanya konektivitas baru. Seperti penambahan runway sepanjang 500 meter di bandara," kata Kabid Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Wakatobi, La Ode Kaslan pada detikTravel, Selasa (11/4/2017).

Menurutnya penambahan lintasan bandara ini tentunya akan berdampak terhadap jumlah kunjungan wisatawan ke Wakatobi. Sehingga, sebanyak 22 ribu wisatawan yang ditargetkan oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bisa tercapai.

Akan tetapi untuk mewujudkan hal itu perlu adanya dukungan dari pemerintah pusat, terutama berkaitan dengan anggaran. Apalagi Bandara Matahora sudah dialih kelola oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Beberapa tahun lalu, Menhub Jonan sudah menyetujui akan membangun runway di Bandara Matahora. Namun ketika era Menhub Budi Karya, rencana tersebut urung dilakukan dengan berbagai pertimbangan.

"Kami juga jadi dilema, satu sisi dibebani target kunjungan wisatawan, tapi sisi lain kami tidak didukung untuk pengembangan wisata ini. Terutama pembangunan aksesibiltas," ungkap Kaslan.

Kendati demikian, pihaknya tidak berpangku tangan dengan kondisi ini. Secara perlahan tapi pasti, Pemkab Wakatobi juga akan membenahi infrastruktur dengan mengandalkan anggaran yang ada sambil menunggu bantuan dari pusat.

"Tapi kami juga tidak diam saja, kita tetap bergerak. Secara perlahan membangun infrastruktur seperti jalan atau tempat-tempat penginapan yang masih minim, tentu tujuannya untuk mewujudkan Wakatobi sebagai destinasi ekowisata berkelas dunia dan berbasis masyarakat," tutup Kaslan (rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
Load Komentar ...
NEWS FEED