Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 02 Mei 2017 17:55 WIB

TRAVEL NEWS

Komitmen Citilink Majukan Pariwisata Indonesia

Ahmad Masaul Khoiri
Redaksi Travel
Foto: (Masaul/detikTravel)
Foto: (Masaul/detikTravel)
Jakarta - Transportasi udara merupakan hal penting dalam kemajuan pariwisata. Citilink pun punya komitmen terkait hal itu.

Kementerian Pariwisata ingin mengembangkan destinasi yang kurang populer. Pihak maskapai pun digandengnya untuk membuka akses ke tempat itu, salah satunya Citilink.

Citilink memang sedang agresif membuka rute baru atau membuka kembali penerbangan ke destinasi tersebut. Hal itu untuk membantu pemerintah memajukan suatu destinasi wisata.

"Kita akan agresif di lokal dan regional. Karena kita ingin mendukung program pemerintah itu terkait pariwisata sebagai pemasukan andalan negara," kata Direktur Citilink, Juliandra Nurtjahjo di Hotel Morrissey, Jl KH Wahid Hasyim, Jakarta, Selasa (2/5/2017).

Mengenai insentif dari Kemenpar, ia tak menampiknya. Menurut dia benar disampaikan ada insentif tapi ada syaratnya, yaitu insentif akan diberikan untuk rute yang belum pernah diterbangi sebelumnya.

"Banyak bandara yang di bangun pada pemerintahanini. Tidak semuanya diterbangi airline. Kita evaluasi semua rute sedang dan restrukturisasi rute-rute yang ada," kata Juliandra.

"Sehingga semua rute profit. Apakah memang menguntungkan atau tidak kita lihat pula daya beli masyarakat setempat, infrastrukturnya, dan masih mempelajarinya," tambah dia.

Ditambahkan Andy Adrian, Direktur Niaga Citilink menyebut bahwa pembukaan rute baru seperti ke Dili karena melihat pasar yang ada. Pasar itu katanya berkembang cukup signifikan.

"Karena Dili saudara kita. Kita melihat demand yang ada wisata dan bisnis Dili ke Indonesia cukup besar. Arahan Menpar Arief Yahya adalah menggali potensi Indonesia. Maka potensi besar wisata ini kita promosikan pula ke sana dan bisnis pula," kata Andy.

Selebihnya, pembukaan penerbangan Citilink ke Dili adalah untuk melengkapi kekosongan penerbangan di sana. Hal itu dikarenakan masih adanya slot penerbangan yang cukup renggang.

"Target kita tentunya100 persen. Namun melihat potensi Citilink, kita targetkan dulu sebesar 85 persen dari tingkat keterisian kursinya," pungkas dia. (msl/aff)
BERITA TERKAIT
Load Komentar ...
NEWS FEED