Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 25 Mei 2017 17:47 WIB

TRAVEL NEWS

Kata Menteri Pariwisata Soal Travel Advice Akibat Bom Kampung Melayu

Afif Farhan
detikTravel
Foto: (Grandyos Zafna/detikFoto)
Foto: (Grandyos Zafna/detikFoto)
Jakarta - Inggris, Australia dan AS mengeluarkan Travel Advice terkait bom di Kampung Melayu, Jaktim. Begini tanggapan Menteri Pariwisata Arief Yahya terkait hal itu.

2 Bom meledak di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur pada Rabu malam (24/5) dan menewaskan 3 orang polisi. Terkait hal itu, beberapa negara seperti Australia, Inggris dan AS mengeluarkan Travel Advice bagi warganya yang sedang plesiran ke Indonesia.

BACA JUGA: Terkait Bom Kampung Melayu, Inggris Langsung Keluarkan Travel Advice

Menteri Pariwisata Arief Yahya pun ikut berduka atas peristiwa bom Kampung Melayu. Soal Travel Advice yang dikeluarkan beberapa negara ke Indonesia, dia pun menyayangkannya.

"Begitu Travel Advice dikeluarkan oleh negara seperti Inggris, Australia, maka traveler tidak akan berani berwisata ke Indonesia. Mereka bisa cancel, atau mempercepat kepulangan ketika sudah di destinasi wisata Indonesia. Sebab, jika kena persoalan, maka pihak asuransi tidak akan menggantinya," katanya kepada detikTravel, Kamis (25/5/2017).

Apalagi bagi turis Inggris dan Australia, yang notabe turisnya termasuk yang paling banyak ke Indonesia. Namun Travel Advice ke Indonesia belum sampai tahap Travel Warning, artinya masih berupa imbauan dan untuk lebih berhati-hati. Belum menjadi larangan untuk datang ke Indonesia.

"Inggris itu inbound terbesar dari Eropa ke Indonesia. Australia itu sudah menjadi inbound 4 besar, setelah China, Singapura dan Malaysia. Turis Australia juga terbesar outbound ke Indonesia, mengalahkan New Zealand, Thailand dan China," papar Arief.

"Kami ucapkan duka dan simpati yang mendalam kepada keluarga korban dan polisi kita yang gugur dalam menunaikan tugas. Selain keluarga korban, kami (industri pariwisata-red) paling bersedih," tambahnya.

Arief mengimbau pada para netizen, jangan memviralkan lagi, jangan diposting lagi, foto atau video gambar korban-korban peristiwa bom di Kampung Melayu. Terkait peristiwa bom di Kampung Melayu, Presiden Joko Widodo menyampaikan duka cita yang mendalam untuk para korban, dan menyerukan seluruh anak bangsa di pelosok Tanah Air tetap tenang serta menjaga persatuan. Ia juga telah meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mengusut tuntas kasus ini.

BACA JUGA: Bom Kampung Melayu Juga Jadi Duka Pariwisata Indonesia (aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED