Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 03 Jun 2017 13:45 WIB

TRAVEL NEWS

Qatar dan Emirates Tambah Penerbangan ke Bali

Johanes Randy Prakoso
Redaksi Travel
Ilustrasi Bandara Internasional Ngurah Rai (Kurnia/detikTravel)
Ilustrasi Bandara Internasional Ngurah Rai (Kurnia/detikTravel)
Denpasar - Bantuan maskapai sangat dibutuhkan untuk membawa wisman ke Indonesia. Kabar baik, maskapai Qatar dan Emirates akan menambah penerbangan ke Bali.

Perjuangan Kemenpar untuk terus menambah air connectivity ke Indonesia terus menuai hasil manis. Berdasarkan press release yang diterima detikTravel dari Kemenpar, Sabtu (3/6/2017) ada kesepakatan baru dengan dua maskapai besar yang berbasis di Timur Tengah.

"Alhamdulillah, Qatar Airlines dan Emirates memastikan akan menambah satu penerbangan lagi ke Bali pada bulan Juli 2017," ujar Deputi Pemasaran Mancanegara Kemenpar I Gde Pitana didampingi Asdep Pemasaran Wilayah Eropa Amerika, Timteng dan Afrika Kemenpar Nia Niscaya

Lebih lanjut Nia mengatakan, pada program kerjasama dengan Emirates ini, pihak Emirates mempromosikan paket khusus bagi wisman untuk ke Bali dari Dubai. Karena pada tanggal 2 Juli, Emirates akan menambah frekuensi penerbangan dari 1 kali sehari menjadi 2 kali sehari.

Di sisi lain, Kemenpar juga melakukan kerjasama dengan Qatar Airlines. Khususnya untuk penambahan penerbangan Qatar ke Bali menjadi 3 kali sehari dari 2 kali sehari dari Doha, Ibu Kota Qatar.

"Adapun bentuk kerjasamanya adalah Qatar Airlines meminta video-video promosi Wonderful Indonesia untuk dijadikan bahan promosi penerbangan dan destinasi, Qatar airlines meminta list property atau akomodasi yang high end karena Qatar akan menetapkan indonesia sebagai 5 prime destinasi bagi wisman di Timteng," ujar Nia.

Tiga prioritas utama Kemenpar 2017 adalah Go Digital, Air Connectivity, dan Homestay Desa Wisata. Tiga hal itu menjadi pegangan semua tim Kemenpar untuk melangkah di kuartal pertama 2017.

Tiga hal itu akan diselaraskan dengan kapasitas destinasi di 3 greaters (Bali, Jakarta, Kepri) serta 10 top branding dan 10 Top Desinasi sebagai Bali Baru.

"Air Connectivity atau akses udara, harus terus digeber. Daya angkut atau seats capacity terus diperbesar. Target 2017, sudah harus 4 juta seats. Domainnya memang bukan di Kemenpar. Tapi kolaborasinya sudah dilakukan bersama Kemenhub, Airlines, Airnav, dan Angkasa Pura dan berbagai masakapai di dunia," kata Menpar Arief Yahya.





(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
NEWS FEED