Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 14 Jul 2017 16:50 WIB

TRAVEL NEWS

Infrastruktur Membaik, Malah Toilet & Sampah Jadi Masalah Pariwisata Indonesia

Fitraya Ramadhanny
Redaksi Travel
Ilustrasi toilet (Thinkstock)
Ilustrasi toilet (Thinkstock)
Jakarta - Pemerintah terus memperbaiki infrastruktur untuk menggenjot pariwisata. Sayang, toilet dan sampah masih jadi masalah.

"Bottom three kita infrastructure, health and hygiene dan environment sustainability," kata Menpar Arief Yahya di sela penandatanganan adendum MoU dengan AccorHotels di Kemenpar, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (14/7/2017).

Untuk infrastruktur di 10 destinasi prioritas pariwisata terus berkembang. Bandara Silangit di Toba akan jadi bandara internasional, begitu juga bandara di Belitung. Akan ada jalan tol dari Kuala Namu sampai Toba, 5 pelabuhan ke Samosir, jalan ring road di Toba dan Samosir serta jalan tol Serang-Panimbang di Banten.

"Kalau mau investasi infrastruktur silakan di 10 destinasi itu, lakukan sekarang mumpung tanah belum mahal," kata dia.

BACA JUGA: Bantu Kemenpar, Grup AccorHotels Akan Tambah 1.500 Kamar Hotel di Indonesia

Namun sayang, untuk urusan kebersihan dan higienitas, Indonesia masih bermasalah besar. Menpar mengaku pernah disindir dalam forum di luar negeri.

"Sampah plastik kita terburuk kedua di dunia. Toilet kita nggak bersih. Saya pernah disindir, budaya bangsa dilihat dari toiletnya. Apa saya nggak malu," kata dia.

Menpar mengatakan silakan masyarakat dan media menginfokan dan mengkritik soal sampah dan toilet ini. Menpar seperti putus asa dengan pengelolaan toilet oleh pemda.

"Mending dikelola secara bisnis, bukan sosial. Biar terawat baik, jadi nggak memalukan," tutupnya. (rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
NEWS FEED