Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 14 Jul 2017 17:30 WIB

TRAVEL NEWS

Strategi Menpar, Media Massa Perlu Sering Diajak Famtrip

Fitraya Ramadhanny
Redaksi Travel
Suasana penandatanganan adendum MoU AccorHotels (Fitraya/detikTravel)
Suasana penandatanganan adendum MoU AccorHotels (Fitraya/detikTravel)
Jakarta - Menpar Arief Yahya mengatakan media massa perlu sering diajak familiarization trip (famtrip) ke berbagai hotel dan destinasi. Media massa adalah alat promosi wisata yang efektif.

Berbicara usai penandatangan adendum MoU dengan AccorHotels, Menpar mengatakan pihak hotel jangan ragu mengundang media untuk perkenalan terhadap properti hotel dan destinasi wisata. Program itu lazim disebut familiarization trip (famtrip) yang mana berbagai badan pariwisata asing berebut melakukannya.

Menpar mengatakan idealnya 2/3 kamar hotel dipakai travel agent dan tour operator untuk membawa tamu. Sedangkan 1/3 untuk dipakai media. Kenapa?

" Karena nilai berita mereka lebih mahal daripada fasilitas yang diberikan hotel," kata Arief Yahya di Gedung Kemenpar, Jl Medan Merdeka Barat, Jumat (14/7/2017).

Media massa memiliki kekuatan untuk mempengaruhi wisatawan supaya datang ke suatu destinasi, naik suatu maskapai atau menginap di suatu hotel. Ini adalah strategi promosi untuk akomodasi, amenities dan atraksi wisata (3A) yang efektif dan punya dampak besar.

"Pasar domestik kita kuat lho. 20 persen punya daya beli tinggi. Untuk 3A ini semua harus mau. Termasuk maskapai juga harus mau," jelas dia.

Rugi nggak sih? Menurut Menpar para pelaku usaha wisata tidak akan rugi. Apalagi jika dilakukan pada saat yang tepat yaitu low season.

"Kalau sedang low season kan fixed cost nggak bisa dikurangi. Memangnya ukuran taman rekreasi bisa dikurangi? Memangnya jumlah satpam bisa dikurangi?" jelas dia.

Kalau bangku pesawat kosong saat low season, menurut Menpar lebih baik maskapai mengajak media massa, tour agent dan operator untuk famtrip. Yang akan dilakukan kemudian oleh media massa dengan menulis berita pasti akan memberikan dampak promosi yang besar.

"Famtrip itu bagian dari promosi dan hard sales," tutupnya. (bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
Load Komentar ...
NEWS FEED