Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 13 Agu 2017 18:20 WIB

TRAVEL NEWS

Punya 12.262 Penari Saman, Gayo Lues Pecahkan Rekor Muri

Agus Setyadi
Redaksi Travel
Tari saman (Agus Setyadi/detikTravel)
Tari saman (Agus Setyadi/detikTravel)
Gayo Lues - Kabar gembira datang dari Gayo Lues Aceh. Gencar promosi wisata dengan tari saman massal, kini pagelaran tari ini pecahkan rekor muri.

Tarian Saman massal yang diikuti 12.262 peserta di Gayo Lues, Aceh berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Kegiatan ini awalnya hanya menargetkan 10.001 penari. Namun saat dihitung ulang sebelum acara, ternyata pesertanya melebihi target.

Pantauan detikTravel, sebelum para menari menunjukkan kemampuan, mereka diminta untuk berdiri rapi dan rapat. Perwakilan dari MURI menghitung satu persatu peserta dari sudut kiri ke kanan dan depan ke belakang. Para peserta yang sudah bersiap-siap lengkap dengan pakaian khas Gayo dan ikat kepala dengan sabar menunggu giliran dihitung.

Proses penghitungan ini memakan waktu sekitar 10 menit. Setelah itu, peserta kembali diminta untuk duduk di atas rumput tempat kegiatan digelar di Stadion Seribu Bukit, Kota Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Para penari ini duduk bersaf dan menurut kecamatan masing-masing.

Perwakilan MURI, Andre Purwandono, mengatakan, pagelaran tari Saman massal yang digelar di Gayo Lues ini awalnya diajukan jumlah penari sebanyak 10.001 penari. Panitia dan para peserta ingin memecahkan rekor MURI dengan jumlah penari terbanyak.

"Rekor MURI untuk tari Saman sudah terpecahkan pada 2014 lalu dengan jumlah penari 5057 orang. Tapi untuk hari ini jumlah peserta yang ikut 12.262 penari," kata Andre kepada wartawan di Gayo Lues, Minggu (13/8/2017).

Menurutnya, penampilan tari Saman biasanya cuma diikuti oleh peserta sekitar 15 orang. Namun hari ini, tarian yang sudah diakui Unesco sebagai warisan budaya dunia tak benda ini ikuti oleh peserta dengan jumlah terbanyak.

"Tarian ini sudah terdaftar di MURI dengan Nomor 8022," ungkapnya. (bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED