Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 07 Sep 2017 15:50 WIB

TRAVEL NEWS

Jokowi Pererat Kerjasama dengan Singapura di Sektor Pariwisata

Ray Jordan
Redaksi Travel
Presiden Jokowi dan PM Singapura Lee Hsien Loong (Dok. Biro Pers Setpres)
Presiden Jokowi dan PM Singapura Lee Hsien Loong (Dok. Biro Pers Setpres)
Singapura - Dalam kunjungan ke Singapura untuk bertemu Perdana Menteri Lee Hsien Loong, Presiden Jokowi sempat membahas beberapa isu. Antara lain tentang pariwisata.

Dalam surat keterangan pers yang diterima detikTravel dari Biro Setpres dan Media, Kamis, (7/9/2017), Presiden Joko Widodo merasa gembira dengan hasil pembahasan kerja sama dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong di The Istana, Singapura.

Dalam pembahasan tersebut Presiden Jokowi dan PM Lee menyepakati kerja sama yang akan dilakukan di masa mendatang, termasuk pengembangan ekonomi digital dan pariwisata antar kedua negara.

Jokowi juga menyebut Batam sebagai tempat yang ideal untuk mengembangkan kerja sama ekonomi digital. Di antaranya pengembangan digital park cluster di Nongsa Batam, pembangunan start-up incubator, program training for trainers baik untuk pekerja IT maupun para dosen.

"Selain ekonomi digital, kerja sama pariwisata juga merupakan peluang besar yang belum di optimalkan. Indonesia memiliki obyek wisata yang sangat lengkap, wisata sejarah, budaya, alam, kuliner ataupun belanja. Destinasi baru terus dikembangkan termasuk 'Ten New Bali'," tutur Presiden Jokowi.

Oleh karena itu, Presiden Jokowi dan PM Lee sepakat meningkatkan kerja sama dan menyinergikan keunggulan yang dimiliki kedua negara di bidang pariwisata.

Di antaranya melalui pengembangan destinasi wisata bersama (joint destinations), kerja sama pengoperasian wisata kapal pesiar, pembangunan dermaga kapal pesiar, peningkatan investasi infrastruktur pariwisata, serta kerja sama pengembangan Meeting, Incentives, Conferences and Exhibitions (MICE).

Di awal pernyataan pers bersama, Presiden Jokowi mengatakan bahwa tahun ini merupakan tahun yang istimewa bagi Indonesia dan Singapura.

"Tahun ini kita merayakan 50 tahun hubungan diplomatik kita. Singapura telah menjadi mitra utama Indonesia di bidang perdagangan, investasi, dan pariwisata. Demikian juga Indonesia untuk Singapura," tutup Jokowi.

Dalam kesempatan itu turut hadir mendampingi Presiden, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Riset Tenologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir, Kepala BKPM Thomas Lembong, Kepala BNPB Willem Rampangilei dan Duta Besar Indonesia untuk Singapura I Gusti Ngurah Swajaya.

(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
Load Komentar ...
NEWS FEED