Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 02 Des 2017 16:15 WIB

TRAVEL NEWS

Penggiat Wisata Bali Gaungkan #Balisafe & #Visitbali

Ardian Fanani
detikTravel
Foto: Ilustrasi wisata pantai di Bali (Masaul/detikTravel)
Foto: Ilustrasi wisata pantai di Bali (Masaul/detikTravel)
Denpasar - Penggiat wisata di Bali mengkampanyekan #Balisafe dan #Visitbali di media sosial. Ini dilakukan untuk kembali mendongkrak kunjungan wisata ke Bali.

Pasca erupsi Gunung Agung yang berimbas dengan penutupan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, kondisi pariwisata sempat terganggu. Pantauan detikTravel, beberapa media sosial milik penggiat wisata mengunggah foto dan video beberapa destinasi wisata yang bisa dikunjungi.

(Istimewa)(Istimewa)
Tak hanya itu, dalam video yang diunggah juga terdapat beberapa komentar pendek bule-bule yang menyatakan Bali aman untuk dikunjungi. Bahkan dalam salah satu video, terlihat juga Menteri Pariwisata, Arief Yahya, saat mengunjungi Bali dan statemen terkait dengan kondisi Bali.

"I'm here to show Bali safe," ujar Menpar dalam video tersebut.

(Istimewa)(Istimewa)
Salah satu penggiat wisata Bali, Aldilla Afrikartika (35), mengaku sudah beberapa bulan ini gencar posting beberapa foto dan video kondisi Bali saat ini. Begitu pun juga beberapa destinasi wisata Bali dipamerkan di medsosnya.

"Sudah lebih dari satu bulan kita posting. Erupsi Gunung Agung memang sangat terasa bagi kami penggiat wisata. Tapi saat ini memang dibutuhkan peran kami di medsos, untuk mendongkrak wisata di Bali agar cepat pulih," ujar wanita pemilik Tirta Tour Bali itu kepada detiktravel, Sabtu (2/12/2017).

Tak hanya dirinya, kata Aldilla, seluruh penggiat wisata, baik itu pemandu wisata, hotel, pemilik homestay dan pengelola destinasi wisata di Bali, menyerukan hal tersebut ke media sosial.

"Semuanya kompak untuk menggerakkan Bali Save dan Visit Bali," tambahnya.

Sementara itu, Asmarahman, yang juga penggiat wisata beralasan, posting tentang pariwisata Bali Safe dan Visit Bali ini dilakukan untuk melawan beberapa postingan di medsos yang menyatakan Bali dalam kondisi berbahaya. Padahal hanya beberapa titik saja yang dinilai berbahaya.

(Istimewa)(Istimewa)
"Banyak di media sosial yang mem-posting gambar hoax. Kalau Bali rawan dikunjungi sampai ada lahar. Padahal destinasi wisata banyak yang tidak ada pengaruhnya dengan erupsi Gunung Agung," ujar Manajer Hotel Atanaya By Century Park di Sunset Road, Kuta Bali.

Asmarahman meminta kepada masyarakat untuk bijak dalam posting kabar tentang Bali di medsos. "Jangan percaya dulu sebelum melihat langsung atau membaca berita jika Bali tidak aman. Gunung Agung dengan Denpasar, Kuta dan Tanah Lot sangat jauh. Sekitar 60 kilometer lebih," pungkasnya.

Saksikan video 20detik untuk melihat bagaimana antusiasnya wisatawan menikmati keindahan Bali di sini:

[Gambas:Video 20detik] (krn/krn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED