Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 14 Des 2017 16:12 WIB

TRAVEL NEWS

Teknologi Bikin Sesuatu Jadi Mudah, Termasuk Buat Pariwisata

Johanes Randy Prakoso
Redaksi Travel
Foto: Menpar Arief Yahya (Johanes Randy/detikTravel)
Foto: Menpar Arief Yahya (Johanes Randy/detikTravel)
Jakarta - Menteri Pariwisata Arief Yahya aktif mengajak semua pelaku pariwisata untuk Go Digital. Diungkapkan Menpar, siapa yang tidak melakukan akan tertinggal.

Bukan sekali dua kali Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya membahas tentang pentingnya digitalisasi dalam industri pariwisata Indonesia. Hal itu juga yang dibahas olehnya dalam diskusi HUT IndoTelko ke-6 bertajuk #DigitalizingWonderfulIndonesia di Balai Kartini, Jakarta (14/12/2017).

"Pertama kali saya jadi Menteri, program saya adalah Go Digital. Karena sekarang terjadi revolusi dalam industri apapun menuju digitalisasi, kalau tidak ikut maka akan mati," ujar Arief dalam pidato sambutannya.

Ditambahkan oleh Arief, sekitar 70% orang di dunia melakukan pencarian via dunia maya. Hanya ada 30% orang saja yang tidak melakukan. Barangsiapa yang masuk ke dalam 30% itu dipastikan akan tertinggal, khususnya di sektor pariwisata.

"Data menunjukkan, 70% orang di dunia search dan share apapun aktivitasnya digital. Cuma 30% yang tidak. Kalau saya sih masuk yang ke 70%, ada itu 30% yang radikal, bumi datar itu," canda Arief.

Dipaparkan oleh Arief, top 5 perusahaan yang merajai dunia kini berasal dari sektor digital. Contohnya seperti Apple, Microsot, Amazon hingga Facebook. Pendapatannya di tahun 2016 bahkan berhasil menyalip perusahaan migas sekelas Exxon yang berjaya beberapa tahun sebelumnya. Dijelaskan oleh Arief, bahwa para pelaku pariwisata harus mengikuti trend tersebut.

"Teknologi membuat sesuatu makin mudah. Industri pariwisata Indonesia harus masuk," ujar Arief.

Tentunya bukan rahasia, kalau Kemenpar di bawah kepemimpinan Arief sangat aktif memanfaatkan medsos untuk keperluan branding dan promosi destinasi wisata. Tidak tanggung-tanggung, Arief menyatakan keinginannya untuk membuat 100 destinasi wisata digital di Indonesia yang Instagramable tahun depan.

"Saya berpikir untuk membuat 100 destinasi wisata digital di Indonesia, artinya yang harus Instagramable. Karena saya yakin keindahan objek wisata yang dibagikan di media sosial akan viral dan mendatangkan wisatawan yang juga netizen," tutup Arief.

Diketahui, ada beberapa destinasi wisata digital yang populer di kalangan netizen Indonesia. Contohnya seperti Pasar Pancingan (Lombok), Pasar Mangrove (Batam), Pasar Karetan (Kendal), Pasar Siti Nurbaya (Padang) dan lainnya. (wsw/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED