Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 31 Jan 2018 11:55 WIB

TRAVEL NEWS

Hotel ini Raih Penghargaan Duta Halal & Pelopor Dapur Halal Hotel

Ibnu Munsir
Redaksi Travel
Foto: Penghargaan Duta Halal & Pelopor Dapur Halal Hotel (Ibnu Munsir/detikTravel)
Foto: Penghargaan Duta Halal & Pelopor Dapur Halal Hotel (Ibnu Munsir/detikTravel)
Makassar - Aston Makassar meraih penghargaan dari MUI. Penghargaan itu adalah Duta Halal & Pelopor Dapur Halal Hotel.

Setelah berhasil menerima Sertifikat Dapur Halal dari LPPOM MUI Sulsel yang berlangsung pada 5 Oktober 2017 yang lalu, Aston Makassar Hotel & Convention Center kembali memenuhi undangan Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetik (LPPOM) MUI pada kegiatan Pelatihan Sistem Jaminan Halal yang dilaksanakan di lantai 18 Ballroom Aston Makassar Hotel & Convention Center.

"Kami memilih Aston Makassar hotel sebagai tempat pelaksanaan kegiatan di awal tahun ini karena telah terjamin makanan dan Dapur Halal. Sebelum-sebelumnya kami belum pernah melaksanakan kegiatan di hotel bintang 4," kata Andi Mutia, selaku Auditor LPPOM MUI, pada pemberian penghargaan, Kamis (25/1/2018).

Pada kegiatan yang bersamaan, LPPOM MUI juga memberikan penghargaan sebagai Duta Halal & Pelopor Dapur Halal Hotel kepada Aston Makassar Hotel & Convention Center yang diwakili oleh Joko Budi Jaya selaku General Manager.

(Ibnu Munsir/detikTravel)(Ibnu Munsir/detikTravel)
"Saya kaget atas gelar ini. Saya tidak tahu kalau usaha saya beserta jajaran manajemen halal Aston Makassar Hotel untuk mengajak dan menanamkan objek wisata kuliner halal dengan cepat diapresiasi oleh LPPOM MUI yang kemudian ditunjuk sebagai Duta Halal & Pelopor Dapur Halal Hotel Sulsel," ujar Joko Budi Jaya setelah menerima gelar tersebut.

Ditambahkan, perjuangan untuk mendapatkan sertifikasi halal dari LPPOM MUI tidaklah mudah. Namun Joko Budi terus mengajak teman-teman hotelier untuk segera mensertifikasi dapurnya menjadi Dapur Halal didasarkan keinginan untuk mensosialisasikan dan memastikan bahwa produk yang disuguhkan kepada para pelanggan adalah halal, baik secara substansi dan administrasi.

"Harapan saya ke depannya atas gelar ini, Makassar sebagai kota besar dan salah satu pintu Indonesia Timur yang dalam target pariwisatanya mengenalkan objek wisata kuliner sudah saatnya dan sepantasnya menjadi kota yang mempelopori wisata dengan kuliner halal, baik di hotel maupun di pusat-pusat wisata kuliner lainnya sehingga wisatawan yang datang khususnya yang Muslim tidak ragu lagi menikmati sajian kuliner di Kota Makassar," ungkapnya. (krn/krn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED