Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 05 Feb 2018 17:30 WIB

TRAVEL NEWS

Alamak! Supir Truk Tabrak Situs UNESCO 2.000 Tahun di Peru

Syanti Mustika
Redaksi Travel
Naza Lines dilihat dari ketinggian (MARTIN BERNETTI/AFP/Getty Images)
Naza Lines dilihat dari ketinggian (MARTIN BERNETTI/AFP/Getty Images)
Nazca - Di Peru lagi heboh dengan rusaknya situs sejarah Nazca Lines. Gara-garanya, ada supir truk dungu yang menabrak situs UNESCO yang berusia 2.000 tahun itu.

Dikumpulkan detikTravel dari beragam sumber, Senin (5/2/2018) seorang supir truk tidak sengaja melintas dan merusak salah satu situs paling misterius di dunia, Nazca Lines. Hal ini terjadi karena supir truk tidak melihat adanya larangan melintas di kawasan tersebut.

Nazca Lines merupakan salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO yang berada di Gurun Nazca, Peru, 400 km sebelah selatan dari Ibukota Lima. Gurun ini dipenuhi oleh garis-garis beragam bentuk yang disebut Geoglif. Sekitar 300 buah Geoglif tersebar di Gurun Nazca seluas 1.000 km persegi. Gurun ini berada di antara Kota Pampas dan Nazca.

Garis-garis Nazca terdiri dari 800 garis lurus, 300 garis geometris dengan aneka bentuk seperti orang atau wajah dan 70 bentuk garis yang menggambarkan hewan dan tumbuhan. Beberapa bentuk garisnya yang paling mudah dilihat adalah burung, laba-laba, monyet, burung, anjing dan juga manusia. Bahkan, ada juga yang berbentuk seperti sebuah landasan pesawat atau runway!

 Kerusakan yang disebabkan oleh truk (AFP) Kerusakan yang disebabkan oleh truk (AFP)

Namun, pada hari Sabtu (3/2) seorang supir truk bernama Jainer Flores melintas di kawasan lindung berusia 2.000 tahun ini dan meninggalkan jejak ban, merusak Nazca Lines. Jejak ban truk ini berada di area seluas 100 meter dan merusak bagian dari 3 geoglif berbaris lurus.

Pihak berwenang pun langsung menahan supir truk ini. Saat ditanyai, Jainer Flores mengaku dia baru meilntas dan tidak mengenal kawasan gurun ini. Dia juga tidak melihat ada tanda larangan melintas di kawasan Nazca Lines. Dia juga dituntut dengan alasan mengabaikan tanda-tanda peringatan dan melaju di lokasi yang dilindungi.

Namun akhirnya dia dibebaskan, karena tidak cukupnya bukti yang memperlihatkan dia mengabaikan tanda-tanda peringatan tersebut. Namun pemerintah telah mengajukan banding, karena jaksa penuntut ingin pelaku dipenjara dan didenda. Karena terdapatnya laporan dia mengemudi di kawasan gurun untuk menghindari pembayaran tol.

Kawasan Nazca Lines memiliki tanah yang rapuh. Bahkan para arkeolog jika ingin meneliti di sini menggunakan alas kaki dari busa khusus untuk mencegah kerusakan garis pada tanah. Ini bukanlah kerusakan pertama di kawasan Nazca Lines, namun semoga ini kerusakan terakhir! (sym/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED