Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 12 Feb 2018 19:45 WIB

TRAVEL NEWS

Dihantui Setan, Turis Kembalikan Batu Candi Curian ke Thailand

Wahyu Setyo Widodo
Redaksi Travel
Foto: Ilustrasi reruntuhan candi kuno di Ayutthaya, Thailand (Reuters)
Foto: Ilustrasi reruntuhan candi kuno di Ayutthaya, Thailand (Reuters)
Bangkok - Percaya tidak percaya, turis yang mencuri batu bata candi di Thailand merasa dihantui oleh setan. Akhirnya batu bata ini dikembalikan lagi ke negara asalnya.

Bangunan bersejarah seperti candi, memang menyimpan mistis tersendiri. Termasuk candi-candi kuno berusia ratusan tahun yang ada di Thailand. Barang siapa yang berbuat tidak baik di sana, pasti akan menuai akibatnya.

Ditelusuri detikTravel dari pemberitaan beberapa media lokal, Senin (12/2/2018), sebuah amplop berisi 3 buah batu bata dikirim ke alamat Tourism Authority of Thailand (TAT) pekan lalu. Bukan sembarang batu bata, melainkan batu bata yang usianya sudah mencapai ratusan tahun.

Selain berisi batu bata, dalam amplop tersebut juga berisi sebuah catatan. Paket ini pun dikirimkan lagi ke Ayutthaya, tempat dimana 'mereka' dipercayai berasal.

"Catatan tersebut menyebut kalau batu bata ini harus dikembalikan ke salah satu candi di Ayutthaya karena pengirimnya merasa hidupnya tidak tenang, tetapi dia tidak menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi," terang Panupong Paengkul dari Ayutthaya Tourism Official.

Pihak Badan Pariwisata Ayutthaya menolak untuk mengungkap identitas pengirim paket tersebut, baik soal nama maupun asal negara pengirimnya.

"Catatan tersebut dalam bahasa Thailand. Saya mencurigai teks itu diterjemahkan dari Google Translate," lanjut Panupong.

Akhirnya 3 buah batu bata tersebut dikembalikan ke Wat Mahathat Temple, salah satu candi kuno di Ayutthaya. Dugaan sementara, batu-batu candi tersebut diambil oleh turis dan dibawa pulang ke negaranya.

Ini bukan kali pertama Badan Pariwisata Ayutthaya mendapat paket kiriman berisi batu bata. Beberapa tahun yang lalu, seorang turis mengembalikan potongan patung yang dia ambil. Sejak membawa potongan patung tersebut, dia merasakan kehadiran seseorang yang menemani, meskipun dia sedang sendirian.

Meski terdengar aneh, tapi kejadian ini beneran nyata. Traveler boleh tidak percaya, sampai mengalami sendiri keganjilan-keganjilan yang tidak masuk akal tadi. (sna/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED